Petugas Imigrasi Dilarang Pungli – Palopo Pos
Metro

Petugas Imigrasi Dilarang Pungli

TOMARUNDUNG — Selain menerapkan standar pelayanan pengurusan yang cepat dan efisien, Kantor Imigrasi Kelas III Palopo, mewajibkan kepada seluruh personilnya agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warga yang akan mengurus dokumen pasport.

“Saya meminta dan mengajak seluruh pegawai yang bertugas di sini, agar bekerja sabar dan ikhlas, serta tidak meminta tambahan biaya di luar dari ketentuan yang berlaku kepada warga yang melakukan pengurusan pasport,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Palopo, Raden Haryo Sakti, Kamis 10 Januari 2019.

Dengan begitu, lanjut Raden Haryo Sakti, petugas Imigrasi Palopo bisa terhindar dari praktik pungli, serta perilaku korupsi lainnya.

“Kalau memenuhi persyaratan, segera proses penerbitan pasportnya. Berkas yang sudah lengkap, harus secepatnya dicetak. Jangan pernah mempersulit warga,” imbuh Raden Haryo Sakti.

Khusus menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Imigrasi yang ke-69, Kantor Imigrasi Kelas III Palopo, sejak 29 Desember 2018 lalu, membuka pelayanan pengurusan paspor di hari Sabtu.
“Pelayanan pengurusan pasport ini, hanya berlaku hingga tanggal 19 Januari 2019,” tuturnya.

Pada peringatan HAB-nya yang ke-69, sambung Raden Haryo, Imigrasi Palopo mencoba memberikan pelayanan yang ekstra nyaman dan mudah kepada masyarakat yang hendak melakukan pengurusan dokumen negara, yakni pasport.

“Saat ini, Imigrasi Palopo telah memberlakukan pelayanan sistem jemput bola dalam pengurusan pasport. Warga yang sakit dan ingin mengurus pasport akan dilayani di rumah, namun yang bersangkutan harus melampirkan surat keterangan dari dokter,” tandas Raden Haryo Sakti.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top