Alumni Universitas 45 Makassar Diadili – Palopo Pos
Kriminal

Alumni Universitas 45 Makassar Diadili

*Tersangkut Kasus Penggelapan dan Penipuan

PALOPO — Perbuatan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh terdakwa Mustari, SH, MH, membuatnya harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo. Dilihat dari titelnya, terdakwa merupakan seorang magister hukum jebolan Universitas 45 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi, Mustari mengakui kesalahannya yang tertera pada surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palopo, Rismah, SH. Di mana Rismah menyebutkan bahwa terdakwa telah melakukan penggelepan dan dikenai pasal 378 dan 372.

“Terdakwa telah melakukan penggelapan atau penipuan terhadap saksi korban, Tombi, SH, MH, bersama dengan 18 teman lainnya dengan cara meminta uang semester sebanyak Rp5 juta setiap semesternya sebanyak 4 semester dan meminta uang ujian proposal seebesar Rp2 juta serta uang ujian tutup sebesar Rp2,5 juta. Terdakwa diadili Kamis 10 Januari 2019 lalu,” kata Rismah, Sabtu 13 Januari 2019.

Saat di hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh, Erwino M Amahorseja, SH dengan Hakim Anggota masing-masing, Heri Kusmanto, SH dan Mahir Sikki, SH, JPU Rismah juga menyebutkan bahwa uang yang dimintai oleh tersebut dapat diangsur atau dicicil.

“Namun saksi Baso selaku ketua Prodi pascasarjana menyampaikan kepada Tombi bahwa uang semester 4 mereka belum dibayarkan dan juga saat Tombi mengkonfirmasi kembali ke kampusnya yang bertempat di Makassar, ternyata biaya untuk setiap semester itu hanya Rp3 juta,” jelas Rismah.

Dengan begitu, selaku korban melaporkan perbuatan teman sesama mahasiswanya tersebut waktu itu ke polisi karena merasa dirugikan. Hanya saja, saat sidang pemeriksaan saksi, Mustari membantantah bahwa uang semester 4 yang belum terbayarkan tersebut, sebenarnya telah terbayarkan.

“Saya membayarkannya,ini buktinya,” tegas Mustari seraya memperlihatkan kwitansi pelunasan yang ia simpan. Setelah pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi berakhir, Majelis Hakim menunda sidang selanjutnya dengan agenda pemerksaan saksi berikutnya pada, Kamis 17 Januari 2019 mendatang. (ali/him)

Click to comment

Most Popular

To Top