Penerimaan Baznas Rp2,579 M – Palopo Pos
Luwu

Penerimaan Baznas Rp2,579 M

BELOPA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu tahun 2018 berhasil mengumpulkan dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) Rp2,579 miliar lebih. Dana umat yang terkumpul ini pun tersalurkan kepada yang berhak dalam bentuk kegiatan sosial keagamaan diwilayah Kabupaten Luwu.

Ketua Baznas Kabupaten Luwu, Drs HM saleh, K, Minggu 13 Januari 2019, kemarin, mengungkapkan, pengurus baznas Luwu telah merampungkan laporan pengelolaan keuangan tahun 2018, dimana secara umum terjadi peningkatan penerimaan dari pengumpulan ZIS umat muslim Kabupaten Luwu dari tahun 2017.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini jumlah penerimaan Baznas Luwu mencapai Rp2,579 miliar lebih. Jumlah ini meningkat dari tahun 2017 dimana penerimaan sebesar Rp2,398 miliar lebih,” ungkap Saleh.

Penerimaan Baznas Luwu tahun 2018 sebesar Rp2,579 miliar ini diperoleh dari beberapa sumber pengumpulan dan umat, diantaranya, Infaq pegawai negeri sipil sebesar Rp1,581 miliar lebih, infaq rumah tangga muslim (IRTM) dibulan suci ramadan sebesar Rp659,7 juta lebih zakat maal orang naik haji sebesar Rp212 juta lebih, dan zakat maal perorangan sebesar Rp55,8 juta.

“Pengumpulan IRTM, Infaq PNS dan zakat maal orang naik haji mengalami peningkatan dari tahun 2017 meskipun tidak terlalu besar. Tetapi alhamdulillah penerimaan ini patut kita syukuri. Semoga hal ini bisa kita optimalkan ditahun 2019,” kata Saleh.

Bendahara Baznas Luwu Dra Hj Hafisah Saleng mengatakan, pengumpulan dana umat dari ZIS ini tahun 2018 juga langsung disalurkan kepada yang berhak, diantaranya memberi insentif kepada guru ngaji sebanyak 303 orang sebesar Rp351,6 juta lebih, insentif pegawai syara sebanyak 264 orang dengan anggaran sebesar Rp312,6 juta lebih, insentif khaitb/rawatib sebanyak 210 orang sebesar Rp247,2 juta, bantuan muallaf sebanyak 132 orang sebesar Rp46,2 juta, bantuan warga kurang mampu sebanyak 300 orang sebesar Rp105 juta, bantuan untuk 93 buah masjid sebesar Rp143 juta, bantuan untuk 58 unit TPA/TPQ/pondok pesantren sebesar Rp140 juta, serta bantuan untuk mahasiswa kabupaten Luwu yang kurang mampu dan berprestasi sebanyak 124 orang sebesar Rp150,9 juta lebih.

“Kami sangat memberi apresiasi kepada semua pihak yang sudah menyalurkan zakat, infaq dan shadaqahnya dengan penuh keikhlasan. Insha Allah akan bernilai ibadah disisi Allah. Semoga untuk tahun 2019 jumlah penerimaan ZIS dapat lebih kita tingkatkan dengan kerjasama semua pihak khususnya para UPZ ditingkat kecamatan dan desa maupun setiap OPD lingkup Pemkab Luwu,” tutur Hj Haisah Saleng, seraya menambahkan, jika seluruh umat muslim/muslimah di Luwu ikhlas menunaikan zakat hartanya setiap tiba masanya, hal ini bisa menjadi salah satu sumber pendanaan untuk berbagai kegiatan religius bahkan kegiatan sosial seperti membantu fakir miskin,maupun untuk membiayai kebutuhkan pendidikan dan pelayanan kesehatan di daerah. (and/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top