Berdayakan Fakir Miskin dan Penyandang Disabilitas – Palopo Pos
Metro

Berdayakan Fakir Miskin dan Penyandang Disabilitas

Proyeksi Target Kepala Perangkat Daerah di Tahun 2019

Di tahun 2019, Dinas Sosial akan lebih meningkatkan programnya di bidang pemberdayaan fakir miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT), dan penyandang masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya yang ada di Kota Palopo.

Kepala Dinas Sosial Kota Palopo, M Tahir kepada Palopo Pos, Kamis 17 Januari 2019 mengatakan, Dinas Sosial juga intens melaksanakan program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial pembinaan anak terlantar, pembinaan para penyandang cacat dan trauma, dan pembinaan eks penyandang sosial (eks narapidana, PSK, Narkoba, dan penyakit sosial lainnya).

”Program pemberdayaan fakir miskin yakni pengawasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada fakir miskin. Untuk program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial meliputi pelayanan dan perlindungan sosial hukum bagi korban eksploitasi perdagangan perempuan dan anak,” sebut Tahir kemarin.

Tahir menuturkan, selain itu ada program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial, dimana
penanganan masalah-masalah strategis yang menyangkut tanggap cepat darurat dan kejadian luar biasa yakni penyediaan bahan logistik dan pemberian bantuan korban bencana alam.

Juga, rehabilitasi sosial dasar penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar serta gelandangan pengemis dengan pembinaan dan pemberian bantuan penyandang disabilitas, anak terlantar, lanjut usia anak terlantar serta gepeng.

”Untuk penyandang cacat atau disabilitas yang terdaftar di Dinas Sosial itu berjumlah 990 orang sedangkan orang lanjut usia (
Lansia) berjumlah 1.207 orang. Dan sebagian dari mereka sudah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial,” sebut Tahir.

Juga pelayanan psikosososial bagi PMKS di trauma centre termasuk bagi korban bencana, penyediaan bahan logistik dan plaksanaan pemberian bantuan korban bencana sosial, penyusunankebijakan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Ada juga program pembinaan anak terlantar yang mana pembinaan anak terlantar/bantuan sarana pendukung anak terlantar dalam panti dengan pemberian bantuan bahan pokok anak terlantar dalam panti. Serta program pembinaan para penyandang cacat dan traumapendayagunaan para penyandang cacat dan eks trauma dengan pemberian bantuan usaha dan alat bantu bagi penyandang cacat.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top