Utama

Gubernur Akan Buka Daerah Terisolir di Luwu Raya

BERSAMA PARA TOKOH. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Wali Kota HM Judas Amir, Bupati Lutim HM Thorig Husler, dan Ketua Pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Luwu Raya, Saldy Mansyur, dan Ketua Panitia Saldy Mansyur saat acara silaturahmi dengan pendeta, pastor, tokoh agama, Asosiasi Pendeta Indonesia (API), tokoh dan masyarakat Sang Torayan se-Luwu Raya di ruang pola kantor wali kota Palopo, Rabu 23 Januari 2019, lalu. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

*Disampaikan Saat Silaturahmi dengan Sang Torayan se-Luwu Raya

PALOPO — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan akan membuka daerah terisolir di Luwu Raya. Seperti Bastem, Walmas tembus Rantepao, Seko dan Rampi, serta Bantilang di Luwu Timur.

Hal itu disampaikan saat menghadiri silaturahmi dengan pendeta, pastor, tokoh agama, Asosiasi Pendeta Indonesia (API), tokoh dan masyarakat Sang Torayan se-Luwu Raya di ruang pola kantor wali kota Palopo, Rabu 23 Januari 2019, lalu.

Menanggapi program tersebut, Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Luwu Raya yang juga Ketua IKAT Luwu Utara, Martina Simon mendukung penuh program gubernur terhadap Luwu Raya.

Untuk itu, seluruh tokoh masyarakat dan pemuka agama berada dibelakang gubernur. Pasalnya, hal inilah yang selama ini didambakan masyarakat Tana Luwu, utamanya membuka akses daerah terpencil dan terisolir.

Martina, yang juga salah satu tokoh warga Toraja di Luwu Raya ini bahkan mengagendakan ke depannya, akan adalah forum yang sifatnya informal dengan mengundang gubernur lagi untuk berdiskusi soal pembangunan di Luwu Raya.

Pada acara itu, juga dihadiri Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, Bupati Lutim HM Thorig Husler, dan Ketua Pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Luwu Raya, Saldy Mansyur. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top