Ekonomi

Kripik Delicios Terima Sertifikat P-IRT

*Pengelola Makin Optimis Usahanya Berkembang

PALOPO— Usaha kripik pisang Delicios makin bersemangat. Itu setelah mendapatkan sertifikat P-IRT dari Dinas Kesehatan Palopo. Hal ini menunjukkan usaha cemilan keripik pisang tersebut sehat.
Sudirman, pemilik usaha Banana Chips Delicios yang menerima sertifikat tersebut makin optimis usahanya bakal berkembang.

Dukungan dari pemerintah melalui sertifikat itu tentu menjadi poin tersendiri. Memang, Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) memang wajib dikantongi oleh usaha usaha tersebut. Terlebih Banana Chips merupakan makanan berbahan pisang yang diolah.
“Adanya Sertifikat P-IRT ini, Banana Chips delicios bisa lebih bersemangat lagi dalam produksi dan pemasarannya,” sebutnya kepada Palopo Pos, (8/2).

Meski demikian masih ada beberapa sertifikat yang diupayakan tentu akan dilengkapi oleh usaha tersebut. Ia mengharapkan pemerintah bisa menfasilitasi program sertifikasi produk mereka. Kripik pisang yang diberi nama Banana Chips Delicios ini per hari telah berproduksi hingga 200 pcs per hari dengan kemasan 70 gram yang dimulai sejak bulan Desember lalu. Dijual dengan harga Rp5.000 per pcs, banana chips disukai seluruh kalangan.

Menurut Sudirman usahanya ini lebih memberdayakan masyarakat setempat di sekitar rumahnya di Pepabri, Kelurahan Buntu Datu. Hasil olahannya pun dijajakan di toko kelontong, warung kopi, dan sebagainya. “Meskipun masih terbilang kecil, ya namanya juga industri rumah tangga, tapi murni yang mengolah adalah masyarakat di sekitar rumah,” ungkap pengusaha muda tersebut.

Banana Chips Delicios menggunakan pisang tandung sebagai bahan baku utama. Dengan berbagai pilihan rasa, mulai dari rasa pisang original, coklat, balado, jagung bakar, pedas manis, keju, dan barbeque yang dipasarkan secara online maupun offline.

“Sejauh ini peminatnya sudah lumayan, selain Palopo banyak juga dari luar seperti Wajo, Sengkang, dan beberapa daerah lainnya,” ucapnya pria kelahiran 9 November 1992 tersebut. (ald/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top