Polisi Bekuk IRT Spesialis Pembobol Rumah Kosong – Palopo Pos
Kriminal

Polisi Bekuk IRT Spesialis Pembobol Rumah Kosong

*Bersama Dua Teman Prianya

MALILI — Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Timur meringkus tiga orang pelaku tindak pidana pencurian barang elektornik, Jumat 8 Pebruari 2019 lalu.

Ketiga pelaku yakni Heydi Manurung (27) yang juga sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), Adrian Kanau (32), dan Anca (29). Ketiganya diketahui warga Soroako, Kecamatan Nuha.

Sebelumnya para pelaku melakukan aksi pencurian di rumah korban, Benny, di jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur pada tanggal 28 Januari 2019 lalu .
Sesuai laporan Polisi Nomor: LP / 14/ II / 2019 / SPKT tanggal 2 Februari 2018. Ketiga pelaku akhirnya ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Lutim, Akbar Andi Mallaroang membenarkan penagkapan tiga pelaku. Dari hasil pengembangan, kata Akbar diamankan seorang ibu rumah tangga yakni Heydi Manurung yang diduga turut serta dalam tindak pidana pencurian tersebut.

Dari tangan Heydi dilakukan penyitaan barang berupa, 1 (satu) unit TV LED merk Samsung 43 Inchi warna hitam, 1 (unit) Pompa air merk Sanyo warna putih, dan 1 (satu) unit mesin cuci merk LG warna merah.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan backup hasil rekaman CCTV dirumah milik korban. Diketahui bahwa pelaku Heydi ternyata melakukan aksinya bersama 2 orang lelaki yang menjadi pelaku utama dengan menggunakan 1 unit mobil Avansa Velox berwarna putih, yang di rental oleh Heydi pada 28 Januari 2019 lalu .

Tidak berlangsung lama, dengan sigap Tim Resmob Polres Lutim bersama personil Polsek Nuha berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku utama, warga Desa Nickel, Kec. Nuha, Adrian Kanau (32) dan Anca (29) sekitar pukul 21.30 Wita, di pertigaan Gate 1 PT. Vale Indonesia .

Dari hasil olah TKP diketahui bahwa, kedua pelaku melakukan aksinya menggunakan mobil rental. Keduanya mengambil barang dari rumah Benny dengan memanjat pagar, dan masuk melalui ventilasi rumah korban, kemudian mengambil barang berupa 1 buah mesin cuci merk LG, 1 buah pompa air merk Sanyo, dan 1 buah TV 43? merk Samsung.

Dari hasil laporan, kedua pelaku sudah dua kali melancarkan aksinya di Malili, sebelumnya pada Desember 2018 lalu, dan Januari 2019, dari hasil curian tersebut diketahui bahwa pelaku telah berhasil menjual 2 buah Laptop serta 1 buah Handphone yang ditaksir bernilai Rp.

15.000.000,00. Sedangakan korban Benny mengalami kerugian sekitar RP 20.000.000 , dan saat ini sejumlah barang bukti telah diamankan. (krm/him)

Click to comment

Most Popular

To Top