Kriminal

Keluarga Korban Lapor ke Polda

*Sudah 7 Bulan Misteri Kematian Beddu

PALOPO — Kasus penemuan mayat di Kelurahan Maroangin, Kecamatan Telluwanua Kota, Beddu Alias Ambo Lia (72), Oktober 2018 lalu, terpaksa diambil alih Polda Sulsel.
Sebelumnya kasus ini ditangani Polsek Telluwanua namun hasilnya tidak maksimal selanjutnya dialihkan ke Polres Palopo lagi-lagi kasusnya tidak ditemukan titik terang.

Hampir tujuh bulan pasca penemuan mayat itu keluarga korban belum mendapatkan kepastian hukum.
Sebulan ditangani Polres Palopo, penyidik Polsek Telluwanua, tak temukan adanya unsur pembunuhan pada diri korban. Atas dasar itulah, keluarga korban, Dewi Kumala Sari (32) melanjutkan kasus tersebut ke Mapolda Sulsel.

“Kami belum mendapatkan kepastian hukum. Jadi kasus ini terpaksa kami laporkan ke Polda Sulsel dan semoga bisa ditindaklanjuti biar ada titik terangnya,” kata Dewi Kumala Sari, yang juga anak korban, usai dipanggil penyidik Polres Palopo, Senin, 11 Pebruari 2019.

Perawat di Puskesmas Maroangin ini, sedikit diceritakan di malam kejadian. Ada terdengar suara seperti orang menjerit di TKP yang berdekatan dengan tempat tinggalnya.

“Memang waktu itu sunyi, tidak seperti biasanya. Kasus ini ada yang ganjil,” ucapnya sambil menerima telepon dari keluarganya yang ada di Makassar.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf SE SIk, kepada Palopo Pos, mengatakan, sampai detik ini penyidik belum menemukan bukti.

“Semua saksi yang disebut, sudah kita ambil keterangannya, tapi tidak ada yang mengarah ke unsur pembunuhan,” ucap Ardy Yusuf.
Ditanya terkait gelar perkara yang katanya akan digelar, perwira tiga balok itu, menjawab, gelar perkara tetap akan dilakukan, namun sebelumnya, penyidik harus melengkapi laporan yang mereka buat. “Agar ketika gelar perkara dilakukan, keluarga korban bisa menerima apa yang penyidik kerjakan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu, 5 Agustus 2018 lalu, sekira pukul, 00.15 Wita dini hari, jenazah Beddu alias Bapak Ambo Lia ditemukan tergeletak sudah tidak bernafas di pinggir pengairan dekat Puskesmas Maroangin, Kota Palopo, dengan beberapa luka yang diduga terkena benda tumpul.

Di bagian kepala belakang terdapat luka robek, bagian bawah mata sebelah kiri ada luka menganga dan dibagian punggung sebelah kiri juga ada luka memar. Keluarga korban merasa ada yang ganjil dalam kasus tersebut. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top