Toraja

Gaji PPPK Belum Jelas

*Torut Tetap Lakukan Perekrutan

RANTEPAO–Meski belum jelas anggaran untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut), tetap melaksanakan penerimaan dan merekrut PPPK.

Kabupaten Torut sendiri, merekrut PPPK dari tenaga K2 seperti tenaga Guru, Kesehatan dan tenaga penyuluh pertanian.

Meski beberapa daerah lainnya tidak berani merekrut tenaga K2 untuk diangkat menjadi tenaga P3K, tetapi Torut tetap melaksankan dengan harapan anggaran pembiayaannya dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Kabid Informasi Dokumentasi BKD Tator, Ronyanto Popang Tangkeallo, mengatakan, terkait perekrutan tenaga K2 menjadi PPPK, akan ada pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Itu dilakukan tak lain membahas tehnis perekrutan PPPK.

“Kami menunggu untuk rapat koordinasi bersama Menpan yang akan dilaksanakan di Surabaya besok (hari ini). Kira-kira ada informasi yang baru, tetapi pada prinsipnya kami laksanakan dulu perekrutan ini.
Terkait dengan penggajiannya kami sangat optimis bahwa akan di anggarkan dari APBN,” kata Ronyanto, Selasa, 12 Februari 2019.

Diketahui, lanjut dia, untuk rumah anggaran ada dua yakni, APBN dan APBD.

Untuk daerah anggarannya dari APBD dan PPPK tersebut bagian dari ASN dan ASN itu ada dua, PNS dan PPPK, semua penggajiannya dan hak-haknya sama dengan PNS.

“Karena PNS dan PPPK sama haknya dengan PNS sehingga kami yakin bahwa akan diturunkan Dana Alukasi Umum (DAU) masuk kedalam APBD untuk penggajian bagi tenaga PPPK.

Meski saat ini petunjuk teknisnya belum lengkap karena saat ini kami masih disuruh menunggu dari pusat. Tapi kami tetap jalankan untuk perekrutan PPPK dari K2 di Torut.
Total yang di verifikasi berkasnya sebanyak 189 orang, sementara menurut K2 ada sebanyak 221 yang akan terverifikasi.,” ungkapnya. (alb/ded)

Click to comment

Most Popular

To Top