Utama

Nuansa Religius dan Makan Bersama

Di Perayaan Hari Jadi Belopa ke-13

BELOPA — Hari Jadi Ibukota Belopa tahun ini dilakukan semeriah mungkin, namun tetap mengedepankan nuansa religius serta merakyat.

Sekda Luwu Syaiful Alam mengatakan, perayaan Hari Jadi Ibukota Belopa ke-13 kiranya dapat menghadirkan segenap elemen masyarakat, mengingat perayaan ini menjadi perayaan terakhir pula bagi Bupati Luwu HA Mudzakkar dan Wakil Bupati Luwu H Amru Saher yang akan mengakhiri masa jabatannya 14 Februari 2019.

“Kita berharap hari jadi ke-13 Ibukota Belopa semeriah mungkin namun dalam nuansa kesederhanaan. Untuk itu setiap seksi yang diberi amanah pada SK-kepantiaan bekerja seoptimal mungkin, sehingga pelaksanaan hari H akan tertib dengan dihadiri seluruh elemen masyarakat,” ungkap Syaiful Alam.

Syaiful menambahkan, HUT Belopa senantiasa dalam nuansa religius dan kebersamaan, ditandai dengan adanya kegiatan Tabligh Akbar dan adanya sajian kuliner tradisional yang disajikan dalam ‘Rakki’.
“Alhamdulillah, Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Zacky Mirza yang memberi tausiyah di halaman Masjid Agung Belopa. Semoga pelaksanan hari H berjalan dengan aman dan lancar,” tandas Sekda Syaiful Alam.

Gubernur

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dijadwalkan menghadiri peringatan HUT ke-13 Kota Belopa yang digelar, Rabu (13/02/2019) besok di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Kabupaten Luwu.
” Pak Gubernur yang akan hadir besok,” kata Kabag Humas Pemkab Imran Hasim, Selasa (12/02/2019).

Pada HUT ke- 13 Belopa juga dirangkaikan dengan peresmian IKM Barambing, Suli dan penyerahan sertifikat tanah kepada 4 ribu warga.
HUT ke-13 Kota Belopa ini juga adalah yang terakhir bagi Bupati Andi Mudzakkar yang telah 10 tahun memimpin Kabupaten Luwu.

Masa jabatannya dan Amru Saher akan berakhir pada 14 Februari.
Pada 15 Februari 2019, Basmin Mattayang-Syukur Bijak akan dilantik sebagai Bupati/Wakil Bupati Luwu terpilih di ruang pola Gubernur Sulsel. (and/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top