Toraja

Terdesak, Pelaku Pencabulan Menyerahkan Diri

MAKALE–Seminggu masih bisa menghirup udara segar. Kini, pelaku persetubuhan anak dibawah umur, yang kejadiannya tanggal 6 Februari 2019, yang mana korbannya inisial EP (16), akhirnya menyerahkan diri ke Mpaolres Tana Toraja (Tator), Selasa, 12 Februari 2019.

Pelaku berinisial JN (30), ditemani kerabat dekatnya mendatangi Mapolres Tator. Itu dilakukan, dengan harapan agar JN mendapat perlakuan nyaman oleh penegak hukum.

Sebelum menyerahkan diri, JN sempat bercerita kepada kerabatnya, bahwa dirinya terdesak ketika mengetahui jika penegak hukum saat ini mencarinya. Sehingga, memutuskan untuk menyerahkan diri ke polisi.
“Iye, saya takut karena dicari-cari sama polisi,” ucap JN singkat, sesaat sebelum dijebloskan ke sel Mapolres Tator, kemarin.

Korban yang sebelumnya ditemani ibu kandungnya dalam hal ini YB, melaporkan kasus tersebut dengan Laporan Polisi Nomor: LPB/18/II/2019/SPKT. Korban dan pelaku beralamat sama, di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.

Kapolres Tator, AKBP Julianto P Sirait SH SIk, mengatakan, sekitar pukul 06.30 Wita, pagi kemarin, JN ditemani salah seorang kerabatnya menyerahkan diri dengan mendatangi Polsek Mengkendek Polres Tator. Usai, diintrogasi, JN kemudian dibawa ke Polres Tator, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Hasil koordinasi dengan Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Tator, pelaku dijemput dan dibawah ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan di Unit PPA Satuan Reskrim Polres Tator,” kata Kapolres, siang kemarin.

Perwira dua bunga melati itu, menuturkan, pelaku persetubuhan anak dibawah umur (JN) menyerahkan diri atas kemauannya sendiri tanpa ada paksaan. Hal itu dilakukannya karena telah menyadari kesalahannya serta mengetahui bahwa saat ini telah dilakukan pencarian terhadap dirinya oleh pihak Kepolisian.

“JN dilaporkan YB (ortu korban) karena tidak menerima jika anaknya diperlakukan seperti itu (cabul). Akhirnya, pelaku yang juga berpekerjaan Sopir tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” tutup Kapolres. (alb/ded)

Click to comment

Most Popular

To Top