Metro

Cukup 1,5 Kg Sampah, Bisa Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

MUNGKAJANG — Dengan hanya mengumpulkan sampah sebanyak 1,5 Kg, warga bisa membayar iuran menjadi peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Hal ini terungkap saat BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo menggelar rapat bersama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan aparat Kecamatan Kecamatan Mungkajang, di Kantor Kelurahan Mungkajang, Kamis 14 Februari 2019.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Hendrayanto mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder, bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan itu tidak besar.

”Hanya dengan mengelola sampah, masyarakat dapat terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan yang manfaatnya sangat besar. Hanya dengan iuran Rp16.800 masyarakat sudah terlindungi Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),” sebut Hendrayanto.

Senada dengan itu, Kabid Penataan dan Pengendalian Lingkungan Hidup, Muh Aris mengatakan program ini sangat bermanfaat buat lingkungan kita, karena meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah yang ada di lingkungannya.

”Selain lingkungan jadi bersih juga mendatangkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Kalau untuk pembayaran iuran Rp16.800, masyarakat hanya membutuhkan 1,5 Kg sampah plastik yang nilai jualnya sama dengan satu bulan perlindungan,” sebut Muh Aris kemarin.

Dalam rapat tersebut, Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnaker Kota Palopo, Subair mengatakan, masyarakat tidak lagi dipusingkan dari mana dana untuk membayar perlindungan jaminan sosialnya, cukup mengelola sampah sudah bisa terlindungi. Karena resiko pekerjaan pasti ada, apalagi sebagian besar masyarakat Kecamatan Mungkajang bekerja sebagai petani, pedagang, dan lain-lain.

Pengelolaan sampah nantinya akan dipusatkan di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Mungkajang dan nantinya akan diangkut oleh mobil-mobil sampah untuk dibawah ke bank sampah untuk diolah dan dijual. Dari hasil penjualan sampah tersebut akan menjadi iuran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Untuk diketahui, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) Jaminan JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerjan.

Manfaat Jaminan kematian berupa santunan sebesar Rp24 juta serta beasiswa untuk 1 orang anak sebesar Rp12 juta. Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia.
Kegiatan rapat bersama ini juga dihadiri Camat Mungkajang, Buhari dan masyarakat Mungkajang. (rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top