Metro

Komunitas ‘Muda Peduli Dhuafa’ Patut Ditiru, Ini yang Dilakukan

PALOPO— Komunitas Muda Peduli Dhuafa (MPD) Palopo patut diapresiasi dan diacungi jempol.

Tidak seperti kebanyakan komunitas lainnya, MPD ini merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan yang berfokus pada kaum dhuafa dan anak yatim.

Ada lima program andalannya yang kerap dijumpai di tengah-tengah masyarakat seperti sedekah beras, bersih-bersih masjid, Cinta Yatim, Dhuafa Sehat, dan Dhuafa Berdaya.

Saat ini, program yang akan dilaksanakan yakni, sedekah traktir anak yatim ke-2 (STAY2). Kegiatan ini, menyita perhatian masyarakat. Karena, akan melibatkan sedikitnya 350 anak yatim dan panti.


Kami mulai mensounding acara kami ini di sosmed. Dan, seperti nama event sebelumnya, SEDEKAH TRAKTIR ANAK YATIM ke-2 disingkat STAY2, akan melibatkan semua anak panti se KOTA Palopo,” jelas Ketua Panitia STAY 02 Muhammad Rifai, kepada PALOPOPOS.CO.ID, 14 Februari 2018.

Ketua Umum MPD, dr Ana Adryana mengatakan, dalam kegiatan ini, akan melibatkan delapan panti, satu rumah singgah yatim, satu SLB Gugus Sehati dan beberapa anak yatim yang didaftar panitia.

”Jadi, total ada 350 anak yatim/panti,” beber Dona, sapaan akrab dr Ana Adryana.

Pada kegiatan yang mengusung tema Selaksa Cinta, Sejuta Doa Yatim Untuk Negeri, akan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso.

Adapun lokasi kegiatan di Mall Mega Plaza, tepatnya Social Barn Cafe Palopo Lantai 4, Ahad, 17 Februari 2018.

Lalu, siapa donaturnya? Menurut Ana Adryana, dana didapatkan dari donasi donatur seperti dari instansi pemerintah juga dari pribadi.

Pada kegiatan itu nantinya, ada beberapa rangkaian acaranya seperti makan bersama anak yatim, pemberian parcel, penampilan anak yatim, dan kelas inspirasi.

Ditambahkan, beberapa instansi bersedia membantu memfasilitasi kegiatan itu khususnya soal transportasi. Pihak yang akan membantu di antaranya Pemkot, Dishub, IAIN, dan UNCP. Juga, pihak Social Barn memanfaatkan transportasi umum atau pete-pete. Karena, jumlah peserta cukup besar.

MPD sendiri, sampai saat ini, konsisten melaksanakan program-program kerjanya. ”Semua program berjalan setiap bulannya dengan jadwal yang sudah disepakati oleh pengurus MPD,” jelasnya.

Tahun 2018 lalu, lanjut Dona, sudah mengadakan hal yang sama seperti yang akan dilakukan di Social Barn, mendatang. Kala itu, diadakan di Enzyme Cafe dengan mengundang dua Panti Asuhan.

”Jumlahnya kurang lebih 150 anak. Tahun ini, kami membuat lebih besar lagi dengan mengundang semua panti di Kota Palopo,” katanya. (rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top