Toraja

KPU Khawatir dengan Kotak Suara

MAKALE—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja, melakukan Rapat Kordinasi (Rakor) dengan instansi terkait. Itu dilakukan dalam pengamanan tahapan Pemilu 2019 bertemnpat di Hotel Puri Artha, Makale, Tana Toraja, Kamis, 14 Februari 2019.

Dalam sosialisasi tersebut membahas sekaitan pengamanan saat Pemilu dan juga membahas tentang mengamankan kotak suara, karena bahan kotaknya agak mengkuatirkan. Dimana bahan dasarnya terbuat dari karton duplex dan dibungkus kantong Plastik.

Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa, mengatakan, diharapkan melalui pertemuan tersebut maka efektif dalam pengamanan maupun dalam mengkordinir pengolaan logistik KPU.

“Saat ini logistik Pemilu sudah tiba di gudang KPU di Puri Artha yakni Formulir C, C1 dan DPD. Ini logistik Pemilu yang sifatnya sensitif karena formulir C inilah yang nanti akan menjadi untuk perekam seluruh hasil perolehan suara di TPS. Soal kotak suara memang kami masih khawatir,” kata Rizal Randa, kemarin.

Masih kata dia, mengapa Rakor ini banyak menyinggung soal pengamanan Pemilu 2019, sebab memang hal-hal yang berbau sensitif terkait dengan logistik itu sudah tiba di KPU sehingga diperlukan pengamanan extra.

“Formulir C1 berhologram dan sangat penting karena menjadi dasar dalam menghitungang atau rekapitulasi untuk semua tingkatan dan sangat penting untuk dijaga keamanannya,” bebernya.

Dirinya menambahkan, informasi yang disampaikan KPU RI ke KPU yang ada di daerah, tanggal 18-22 Februari 2019 surat suara itu dikirim ke KPU Tana Toraja dan Torut, pusat penampungannya juga di Gudang.

“Jadi setelah Rakor ini tidak ada gudang penyimpanan yang lain untuk logistik Pemilu kita, menyangkut kendala kami butuh perhatian semua pihak terkait keamanan, untuk membantu kami selaku penyelenggara dalam mengatasi kendala-kendala tersebut,” pungkasnya.(alb/ded)

Click to comment

Most Popular

To Top