Pendidikan

Magang III, Mahasiswa UNCP Mengajar di SMKN 1

PALOPO— Sebanyak 13 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) magang III di SMKN 1 Palopo. Itu berlangsung selama dua bulan, mulai 4 Februari hingga 4 Mei 2019 mendatang.

Dari pantauan Palopo Pos di SMKN 2 Palopo, Kamis, 14 Februari 2019 kemarin, Koordinator Magang III UNCP SMKN 2, Yehezkiel Gusri Tobeang bersama tiga mahasiswa lainnya, mengajar mata pelajaran matematika pada salah satu kelas X di lantai dua.

Mereka memberikan soal kepada siswa untuk dikerjakan masing-masing. Setelah, para mahasiswa yang berperan sebagai guru, memilih secara acak siswa untuk naik ke depan menuliskan jawaban atas soal yang diberikan di papan tulis.

Menurut Yehezkiel, penerimaan mahasiswa magang III UNCP oleh pihak sekolah, berlangsung di ruang guru SMKN 2 pada 4 Februari 2019 lalu. Ke-13 mahasiswa didampingi dosen pendamping, Sukmawaty. Mereka diterima oleh Wakil Kepala SMKN 2 Palopo Bidang Kurikulum. Selanjutnya pihak sekolah menunjuk Rachel Padang, guru SMKN 1 sebagai pembimbing mahasiswa.

Oleh pihak pihak sekolah, para mahasiswa diarahkan untuk mengajar sesuai dengan jurusan/Program Studi (Prodi) masing-masing pada kelas X. Karena kelas XI atau kelas 2 akan melaksanakan praktik, sedang kelas XII (kelas 3) mau ujian.

”Jadi kita dikasi mengajar kelas X. Mata pelajaran yang diberikan sesuai disiplin ilmu kami yakni Jurusan Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan PPKN,” jelas Yehezkiel, mahasiswa semester VI FKIP UNCP.

Sebelum mulai mengajar di kelas, para mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi. Kemudian melakukan pembimbingan belajar. Setelah itu evaluasi.

Maksud dan tujuan magang III, untuk mengaplikasikan teori keguruan dan ilmu pendidikan yang didapatkan di bangku kuliah. Di kampus, mahasiswa juga terlebih dahulu melakukan praktik mengajar. Teori dan praktik yang didapatkan di kampus tersebut, dipraktikkan lagi di sekolah yang sesungguhnya. Betul-betul mengajar di hadapan siswa.
Lanjut Yehezkiel, praktik mengajar di kampus dengan mengajar di sekolah rupanya sangat banyak perbedaannya. Kalau di kampus, yang dihadapi adalah teman-teman sesama mahasiswa dan disaksikan oleh dosen. Namun di sekolah, yang dihadapi oleh siswa yang memiliki seribu satu macam karakter.

”Kalau kita hadapi siswa yang ribut, kita tegur saja secara halus, dan diberi pemahaman secara baik-baik. Sebab kalau dimarahi, kelakuan siswa malah bisa semakin menjadi-jadi,” terangnya.
Juga dijelaskan perbedaan magang 1, magang 2, dan magang 3. Menurut Yehezkiel, magang 1 sebatas observasi sekolah. Selanjutnya magang 2 membuat RPP (Rancangan Pembelajaran Pendidikan).

Dan magang III, mempraktikkan RPP yang disusun alias mengajar di kelas. Waktu mengajar mahasiswa magang III hanya empat hari yakni Senin hingga Kamis. Jumat dan Sabtu libur. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top