Metro

Warga Diimbau tak Buang Sampah di Drainase

BATUPASI — Sejumlah drainase di sejumlah wilayah di Kota Palopo kini dijadikan warga membuang sampah. Hal ini mengakibatkan aliran air di drainase tak mengalir lancar akibat menumpuknya sampah di drainase.

Kamis 14 Februari 2019, tampak sejumlah petugas kebersihan sedang mengangkut sampah di sejumlah drainase. Seperti di wilayah Jl Pattimura dan jebakan sampah di depan gereja PNIEL. Sebagian sampah di drainase yakni botol bekas dan bungkusan plastik makanan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo, Drs Rachmad, M.Si kepada Palopo Pos sangat menyayangkan kondisi drainase yang sering tersumbat akibat sampah. Hal ini berdampak pada tergenangnya air di kota saat hujan.

Oleh karena itulah, Rachmad mengharapkan supaya adanya kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di dalam saluran air ini. Sebab, jika banjir warga juga akan menderita kerugian.

Setiap hari petugas sampah berusaha membersihkan drainase. Dikatakan, sebagian sampah merupakan dedaunan kering dari pepohonan di pinggir jalan, sehingga setiap hari areal drainase selalu tergenang sampah.

Di samping itu, pihaknya juga mengharapkan kesadaran masyarakat, terutama pada malam hari. Soalnya, di kala malam, banyak pedagang yang berjualan.

“Kami imbau jangan membuang sisa minuman air mineral ke dalam drainase,” tegas mantan Kepala Damkar Kota Palopo ini.
Rachmad mengatakan, jika pembersihan drainase rutin dilakukan setiap hari oleh personil bagian kebersihan DLH. Hanya saja saat ini, sebutnya terus digenjot apalagi memasuki musim hujan.

”Ini kegiatan rutin dan memang sasarannya drainase yang memiliki banyak sampah sehingga aliran air tidak lancar,” sebutnya kemarin.
Untuk itu, Rachmad mengimbau kepada para lurah agar menggerakkan warganya untuk membersihkan drainase.

”Paling tidak di depan rumah mereka masing-masing saja. Biar aliran air di drainase mengalir lancar. Dan ini tugas lurah serta ketua RT menggerakkan warganya membersihkan drainase dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing,” imbaunya.(rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top