Luwu

Markus Nari: Jemaah Haji Harus Rajin Konsultasi ke Dokter

  • Di Sosialisasi Istithaah Kesehatan Haji Kabupaten Luwu

BELOPA — Pusat Kesehatan Haji Kemenkes memilih Kabupaten Luwu sebagai penyelenggaraan sosialisasi Istithaah kesehatan haji 2019.
Hadi sebagai narasumber diantaranya, Anggota Komisi IX DPR RI, Dr Ir Markus Nari M.Si bersama Kasubid Bimbingan Haji Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, HM Imran, Asisten 3 Pemkab Luwu Drs Husain, dan Kasi Haji dan Umrah Pemkab Luwu.
Kasubid Bimbingan Haji Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, HM Imran dalam pemaparannya menjelaskan, kalau pemeriksaan kesehatan bagi para jemaah haji meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengambilan sampel darah. Tentunya dari hasil yang didapat, masih banyak jemaah yang berisiko tinggi (risti).
Namun, kata HM Imran, itu bukan penghalang untuk berhaji. Yang jelas jemaah rutin memeriksakan dan rajin berkonsultasi dengan petugas kesehatan di Puskesmas.
Tahun ini, kata Imran, puncak musim haji akan berada di puncak musim panas di Arab Saudi. Sedangkan 80 persen aktivitas haji adalah 80 persen fisik.
“Tawaf saja diperkirakan sepanjang 1,6 km, belum lagi Sa’i antara bukit Safa dan Marwa yang mencapai 3 km. Lalu jemaah harus naik bus dan berjalan kaki. Untuk itu, perlu kesiapan fisik dan dipersiapkan sejak saat ini,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Dr Ir Markus Nari M.Si menyampaikan, dengan antrean haji yang mencapai 30 tahun rata-rata nasional saat ini, tentunya dituntut agar lebih bersabar.
Diketahui, kata Markus Nari, maka tak heran jemaah haji banyak didominasi dari lanjut usia.
Lanjutnya, pemerintah sebagai penyelenggara dalam negeri telah mempersiapkan segala kebutuhan jemaah.
Politisi Partai Golkar ini meminta setiap jemaah haji agar menjaga kebugaran tubuh dan rajin berkonsultasi dengan dokter. Serta hindari merokok.
Pada kesehatan jemaah haji, ditambahkan Markus ada sejumlah yang mempengaruhi. Diantaranya, dari usia lanjut, terus masalah pendidikan, penyakit yang diderita, perilaku jemaah, dan kondisi eksternal jemaah, seperti lingkungan.
Untuk itu, bagi setiap jemaah agar memperhatikan betul kondisi tubuhnya. “Jangan simpan keluhan dari dokter. Ungkapkan saja,” ujarnya. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top