Luwu Utara

Jasa Raharja Berikan Santunan Rp100 Juta

*Korban Laka Maut di Baebunta

PALOPO — PT Jasa Raharja Perwakilan Palopo, sudah menyerahkan santunan laka maut kepada korban, Selasa 12 Maret 2019, kemarin. Mereka mendapat santunan sebesar Rp100 juta. Satu korban laka MD (meninggal dunia) menerima Rp50 juta.

”Kami sudah bayarkan santunan korban meninggal dunia sesuai UU Nomor 34 Tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan lalulintas,” sebut Roy Januar, kepala perwakilan Jasa Raharja Kota Palopo, Selasa 13 Maret 2019, di kantor Palopo Pos.

Laka maut yang terjadi jalan trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Baloli, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, km 466, telah merenggut dua nyawa.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15:30 Wita, Senin 11 Maret 2019, lalu.
Mereka adalah Rahmat tewas. Ia tewas di tempat kejadian karena mengalami luka robek pada dada sebelah kanan, lalu jari-jari tangan sebelah kanan putus, terus luka lecet pada dahi.

Sementara boncengannya Miswar, juga dari Pongo, Sabbang. Ia sempat dirawa di rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. ”Jadi, ada dua korban MD akibat laka maut tersebut. Laka maut yang melibatkan motor tanpa plat sudah kami berikan santunan sesuai peraturan perundang-undangan,” tambah Roy, lagi.

Pada kesempatan tersebut, kepala perwakilan Jasa Raharja Palopo, meminta kepada masyarakat supaya berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. ”Sayangi diri anda, anak, dan keluarga di rumah,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan para pengendara supaya menaati peraturan perlalulintasan. Jangan ngebut.

Kemudian yang perlu dikuasai adalah pahami betul rambu-rambu yang ada di jalan raya. Baik di jalan negara, jalan provinsi, dan jalan kabupaten/kota. ”Kami dari Jasa Raharja siap memberikan pelayanan cepat. Kalau semuanya sesuai dengan prosedur yang ada, dalam hitungan menit, uang santunan akan disalurkan,” katanya.

Santunan terhadap korban laka semua mendapat perhatian serius dari Jasa Raharja. Baik yang luka ringan, luka berat, dan yang meninggal dunia. ”Semua akan kita berikan, karena itu memang haknya,” tambah dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, laka maut di Baebunta melibatkan
mobil truk dan sepeda motor. Mobil merek Nisssan dengan nopol BM 9256 RA yang dikemudikan Yuyun (21) warga Tello, Makassar. Ia bergerak dari arah Masamba ke Palopo. Pada saat memasuki tikungan, pada bagian setir mobil tidak berfungsi dengan baik (dool), sehingga mobil oleng ke sebelah kanan jalan, dan dari depan arah berlawanan, melaju sepeda motor N-Max tanpa plat.

Sehingga membentur sepeda motor. Motor dikendarai Rahmat (37), warga Desa Baloli, Kecamatan Baebunta. Rahmat tewas ditempat kejadian. Sementara Miswar masih sempat dirawat di Rumah Sakit Hikma Masamba.(ary)

Click to comment

Most Popular

To Top