Luwu Utara

“Jangan Terlibat Politik”

*Dari Simulasi Tungsura

MASAMBA–Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban harus mengetahui dan memahami tugasnya saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, Rabu, 17 April 2019 mendatang.

Penting juga dipahami mereka, penyelenggara dilarang keras terlibat politik, harus mandiri, jujur, adil dan tentunya netral.
Demikian disampaikan komisioner KPU Lutra, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) dan simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) terhadap Panitia Pemungutan Suara (PPS) minus PPS se-Kecamatan Rongkong, Seko dan Rampi yang dimulai dari tanggal 4 sampai dengan 11 Maret 2019.

“Bimtek dan simulasi Tungsura ini berjenjang, nantinya teman-teman PPS melaksanakan kegiatan yang sama terhadap KPPS,” kata Rahmat, Komisioner KPU Lutra, Rabu, 13 MNaret 2019.

Rahmat, juga mengungkapkan KPU Lutra tetap akan melaksanakan Bimtek dan simulasi Tungsura terhadap KPPS. Sebelum pelaksanaan Tungsura, KPPS mendistribusikan surat pemberitahuan memilih (C6) kepada pemilih paling lambat tanggal 14 Maret, membangun TPS ukuran 8 x10 meter dan menerima logistik TPS sehari sebelum hari ‘H’.

“KPPS mendistribusikan C6 dengan cara mendatangi rumah pemilih, namun kalau rumah tersebut kosong tidak boleh dititip sama tetangga, C6 misalnya belum tersalur sampai tanggal 16 Maret maka KPPS menyerahkan ke PPS serta sehari setelah Tungsura PPS melalui PPK menyerahkan ke KPU Lutra,” terang Rahmat,
Seraya menambahkan, kalau ada pemilih yang akan mengambil C6 pada hari ‘H’ silahkan berhubungan dengan PPS.

Dijelaskan, proses pemungutan suara berlangsung dari pukul 07.00 wita sampai dengan pukul 13.00 wita yang diawali pengambilan sumpah janji KPPS dan petugas ketertiban TPS oleh ketua KPPS.
Mengenai saksi peserta Pemilu ungkap Rahmat, KPPS silahkan meminta dan memeriksa mandatnya seraya dipersilahkan masuk kedalam TPS.

Demikian halnya dengan pengawas TPS, juga mereka diberikan salinan DPT (A3) dan salinan DPTB (A4).
“Kalaupun ada saksi yang tidak hadir pada proses Tungsura sepanjang yang bersangkutan memiliki mandat dari peserta Pemilu, KPPS berkewajiban menyerahkan formulir berita acara Tungsura (form C) dan sertifikat hasil penghitungan suara (form C1),” urai Rahmat.

Apa tugas KPPS dan petugas ketertiban TPS dalam proses Tungsura? Rahmat menguraikan, petugas ketertiban yang berada di pintu masuk TPS memastikan pemilih yang masuk ke TPS membawa C6 dan KTP el atau identitas lainnya.

Berikutnya KPPS 4 mengidentifikasi dokumen dan fisik pemilih untuk memastikan kesesuaiannya, selanjutnya KPPS 5 mengisi nama pemilih dalam daftar hadir (C7) serta pemilih bertandatangan. Selanjutnya KPPS 2 mencatat pemilih dalam lembar daftar kontrol untuk mengidentifikasi kategori pemilih dan jenis kelamin.

“Ini alat kerja tambahan memudahkan memisahkan pemilih dalam DPT, DPTB dan DPK serta jenis kelamin, kemudian pemilih itu dipersilahkan duduk untuk menunggu panggilan,” ungkap Rahmat.
KPPS 2 memanggil pemilih selalu menyebut nomor urut antrian, nama, nomor urut dalam salinan DPT dan kategori pemilih.

Langkah berikutnya KPPS 3 menyiapkan surat suara  berdasarkan kategori pemilih dan menulis pada kolom luar kemudian diberikan kepada KPPS 1 untuk ditandatangani dan diserahkan kepada pemilih.
“KPPS 1 saat menyerahkan surat suara selalu menyampaikan jenis, warna surat suara dan diperiksa,” ungkap Rahmat.

Setelah 5 jenis surat suara dicoblos dalam bilik suara, pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, kecermatan KPPS 6 memperhatikan pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak suara agar sesuai.

Berikutnya tugas KPPS 7 mengarahkan pemilih untuk mencelupkan jarinya pada tinta sebagai tanda bukti telah menyalurkan hak pilihnya. Petugas ketertiban yang berada di pintu keluar TPS, juga selalu memastikan pemilih yang keluar dari TPS telah ada tanda tinta pada jarinya.

Diungkapkan, pemilih DPK mencoblos antara pukul 12. 00 wita sampai dengan pukul 13. 00 wita. Tepat pukul 13.00 wita ketua KPPS menutup pemungutan suara. Setelah KPPS beristirahat kemudian berlanjut penghitungan suara. “Disetiap TPS, KPPS mengupayakan ada jam dinding,” tutup Rahmat.(mah/ded)

Click to comment

Most Popular

To Top