Utama

Dua Kali Terpilih dengan Suara Terbesar Kedua

* Armin Mustamin Toputiri SH

Armin Mustamin Toputiri SH kembali maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Sesuai potensi diri yang dimiliki, ia mendapat kehormatan sebagai caleg nomor urut 1 Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) XI Luwu Raya.

”Ini sudah dua periode, masuk periode ketiga. Dan selalu terpilih dengan raihan suara terbanyak kedua dari 300 lebih caleg provinsi,” terang Armin yang ditemui Palopo Pos di Posko Pemenangannya di Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Selasa, 2 April 2019.

Pada Pileg 1999, Armin meraih suara 15 ribu lebih. Caleg yang mengalahkan suara Armin hanya Buhari Kahar Mudzakkar. Kemudian pada Pileg 2014, Armin kembali terpilih dengan suara terbanyak kedua yakni 17.500. Suara tertinggi waktu itu adalah Riza, putra Arifin Junaidi yang saat itu masih menjabat Bupati Luwu Utara.

Dan berdasarkan pantauan Palopo Pos, pada Pileg 2019, Armin diprediksikan akan terpilih kembali, juga dengan perolehan suara terbanyak kedua setelah Andi Hatta Marakarma, yang juga caleg Golkar provinsi.

Disinggung mengenai sumbangsihnya selama duduk sebagai anggota DPRD Sulsel selama dua periode, Armin mengungkapkan, memang bukan semata pembangunan fisik. Tapi perannya cenderung pada program strategis dalam rangka pembangunan dan pengembangan daerah Luwu Raya ke depan.

Misalnya, bagaimana mengembangkan dan memperkenalkan merica Lutim ke mancanegara sehingga bisa diekspor. Caranya, mengawal anggaran pengembangan budidaya dan promosi komoditas ekspor yang besar ke Dinas Perkebunan Sulsel.

Ia juga pernah menjabat Ketua Pansus Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah (Luteng) di DPRD Sulsel. Alhasil, aspirasi pembentukan Luteng disetujui DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel. Usulannya telah diserahkan ke Kemendagri dan Komisi II DPR RI yang menangani pemerintahan dalam negeri.

Bagaimana Istana Langkanae yang rusak berat bisa difungsikan kembali setelah mendapat alokasi anggaran dalam APBD Provinsi Sulsel sebesar Rp1 miliar. Pembangunan jalan masuk lokasi pembangunan kampus Unanda di Karetan, Walmas sebesar Rp1 miliar.

Kemudian, petani dan kepala desa di Luwu Raya dengan memberangkatkannya studi banding ke pusat-pusat ekspor hasil bumi di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan biaya bersumber dari APBD Sulsel. Juga membawa pengangguran untuk mengikuti latihan kerja di pusat UMKM di Sidoarjo.

Dan masih banyak lagi program untuk masyarakat Luwu Raya yang di-gol-kan dalam APBD provinsi. Seperti pengembangan peternakan melalui bantuan pakan ternak, budidaya rumput laut, dan sebagainya.
”Saya lakukan semua itu bukan untuk mencari suara. Tapi itu merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat.

Karena betapa kerdilnya saya sebagai wakil rakyat kalau memasukkan anggaran dalam APBD hanya untuk mencari suara. Bantuan yang saya berikan kepada masyarakat Luwu Raya selama ini, niatnya ikhlas,” ucap Armin.

Keikhlasan Armin membantu masyarakat melalui program-program strategis, tak lepas dari didikan orang tua dan tempaan organisasi. Ia besar dan matang dengan latar belakangan berbagai organisasi. Pernah menjabat Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas 45 Makassar, Sekretaris HMI Cabang Ujung Pandang, Sekretaris Pemuda Pancasila Provinsi Sulsel, Sekretaris Pemuda Panca Marga Sulsel, Sekretaris KNPI Sulsel, dan pernah menjabat Wakil Ketua DPP KNPI di Jakarta.

Saat menjabat Wakil Ketua DPP KNPI, prestasi Armin bersama pengurus DPP KNPI yakni menghasilkan paradigma baru KNPI 2020 yang telah diberlakukan secara nasional selama 20 tahun. (ikh)

Data Diri;

* Nama : Armin Mustamin Toputiri, SH
* TTL : Bua, 17 April 1967
* Pekerjaan : Anggota DPRD Provinsi Sulsel 2 Periode
* Pendidikan;
– SDN No. 65 Bua
– SMP di Makassar
– SMA di Makassar
– Sarjana Hukum di Makassar

* Organisasi :
– Senat Mahasiswa
– HMI
– AMPI
– Pemuda Pancasila
– Pemuda Panca Marga
– AMPG Sulsel
– KNPI Sulsel
– Wakil Ketua DPP KNPI di Jakarta
– Wakil Ketua Partai Golkar Sulsel.
– Lembaga Kajian To Accae Institute

* Kunjungan Luar Negeri
– Diklat Kepemudaan di Singapura
– Meninjau Pembangkit Tenaga Listrik di Jepang dan Korea Selatan
– Studi Perbandingan Budaya dan Pembangunan di Mesir, Belanda, Denmark, Swedia, Perancis, dan Australia.

* Motto Hidup: Menanam Padi Pasti Tumbuh Rumput, Menanam Rumput Jangan Harap Tumbuh Padi
* Motto Caleg 2019; Jangki Lupa Bahagia Le’. (*)

Click to comment

Most Popular

To Top