Politik

Parpol Berebut Kursi Pimpinan DPRD

PALOPO — Proses rekap memang masih berlangsung di tingkat kecamatan. Namun, prediksi perebutan kursi untuk pimpinan DPRD Kota Palopo sudah mulai menghangat. Dengan melihat dinamika perkembangan di lapangan, kursi ketua DPRD kemungkinan masih dipegang oleh Partai Golkar.

Kemudian kursi wakil ketua 1 dan 2 DPRD Kota Palopo, kemungkinan akan dipegang NasDem untuk wakil ketua I dan Gerindra untuk wakil ketua 2. Di luar itu, masih ada Partai Demokrat yang siap mempertahankan kursi wakil ketua DPRD.

Golkar sendiri sudah memastikan diri merebut kursi ketua DPRD. Golkar berani mengatakan dengan melihat hasil penghitungan berbasis C1 yang masuk. Golkar di pileg 2019 kemungkinan mengamankan 4 kursi. Bahkan, masih ada peluang menambah satu kursi di dapil 3 sehingga bisa lima kursi.

Dari tiga dapil di Kota Palopo, Golkar sudah pasti meloloskan calegnya satu caleg di tiga dapil tersebut. Yang mencuat lolos dari Golkar di dapil 2 adalah Zubir Surasman. Di sini, ia bersaing ketat dengan Idaria M Jaya, Burhanuddin, dan lainnya.

Di dapil 3 yang sudah pasti melenggang ke senayan kalau tidak ada perubahan adalah Harisal A Latief dan Hj Nurhaeny. Kemudian ada juga yang tinggi perolehan suaranya, Irfan Nawir, Baharman Supri, dan lainnya.

Di dapil 1, ada nama Steven Hamdani. Ia disebut-sebut punya kans besar untuk oppo kembali. Selain Steven, ada juga nama Elisabeth Seru dan Andi Batara Sakti. ”Golkar berpeluang raih tiga kursi di dapil 3. Kalau itu terjadi, maka kursi Golkar di DPRD Palopo sebanyak 5 kursi,” sebut
Ketua Bappilu DPD Golkar Palopo, Irwan Anas.

Bagaimana dengan partai lain? NasDem juga disebut-sebut sudah hampir pasti mengamankan tiga kursi. Masing-masing, satu orang dari tiga dapil. Namun, informasi yang berkembang, NasDem masih berpotensi meraih dua kursi di dapil 1.

Gerindra juga hampir pasti mengamankan tiga kursi di tiap dapil. Satu kursi dari tiga dapil. Demokrat juga begitu.

Pada perebutan kursi untuk jabatan wakil ketua DPRD, ada juga Demokrat dan PKB. ”Insya Allah, Demokrat tetap memegang kursi unsur pimpinan, apakah ketua atau wakil ketua DPRD,” ujar H Henri Galib, caleg Demokrat yang dipastikan oppo untuk periode 2019-2024.
Untuk diketahui, pileg 2014, kursi ketua DPRD dipegang oleh Golkar, Gerindra berhasil duduk di kursi wakil ketua I, dan Partai Demokrat di unsur wakil ketua 2.

Adapun perolehan suara 12 parpol peserta pemilu 2014 di Palopo , yakni, Golkar (14.106), Nasdem (6.776), PAN (7.070), PDIP (6.866), PBB (3.063), PKS (5.265), Gerindra (13.849), Hanura (6.829), PPP (4.993). Selanjutnya PKB (5.257), Demokrat (10.013), dan PKPI (2.279).

Di Pileg 2019, NasDem diprediksi mengalami kenaikan perolehan kursinya. Di pileg 2014, NasDem mendudukkan dua kadernya, Yakni, Abd Rauf Rahim dan Hasrianti.

Dari informasi yang masuk ke WhatSApp wartawan koran ini, sudah beredar nama-nama yang diprediksi lolos ke parlemen.

Dapil I, misalnya, Steven H bersaing dengan Elisabeth Seru (Golkar)
, Budirani R/Mustahir Sidu (Gerindra), Megawati/Sal Ayubi Andi Pampang (PKS), Lupita Dengen/Jon Tikara/Hasriyanti (Nasdem), Jasani/Bakri Tahir (PAN), Misbahuddin/Rustan Taruk (PKB), Oktovianus/Irvan (Demokrat), dan Darmawati (PPP).

Kemudian 2, Zubir S/Idaria M Jaya (Golkar), Efendi S/Tawakkal (Nasdem), Henri G/Robert (Demokrat), Taming/Bogi (Gerindra), Aris M/Pratiwi/Muh Idrus (Hanura), Herawati (PAN), Angga B/Frans Malimongan (PDIP)
, Dahri Suli (PKB), dan Muh. Mahdi (PPP).

Kemudian dapil III, Harisal (golkar), Nurhaeni (golkar), Abdul Salam/Abd Rauf Rahim (Nasdem)
, Nureny (Gerindra), Eli Niang/Burhanuddin/Achyar Amir (PAN), Mustamar (PKB), Herman wahidin (PDIP), dan Cendrana/Islamuddin (Demokrat).

Ahmad Adi Wijaya, komisioner KPU Palopo yang dihubungi Palopo Pos, belum lama ini, mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh soal informasi yang beredar tersebut.
Itu ketika diminta data caleg DPRD Kota Palopo yang beredar, ia menyebutkan bahwa datanya belum ada. ”Iye belum ada,” ujarnya singkat.

Kepada para caleg, ia mengimbau supaya tetap menunggu hasil akhir dari KPU. ”Karena KPU sudah diberi kewenangan oleh undang-undang soal itu,” ucapnya.

Hal senada juga dikemukakan St Aisyah, komisioner Bawaslu Kota Palopo. Ia mengatakan, pihaknya masih terus fokus mengawasi dan menginput data ke kecamatan-kecamatan.(rul/ary)

 

Click to comment

Most Popular

To Top