Utama

Unanda Urutan ke 16 PT se-Sulawesi

*Ditantang Jadi PT Kelas Dunia

PALOPO — Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr H Jasruddin, M.Si menantang Universitas Andi Djemma (Unanda) untuk terus berprestasi sehingga nantinya mampu menjadi perguruan tinggi (PT) kelas dunia.

“Hampir semua PT Kelas Dunia itu merupakan PT swasta, jadi saya kira Unanda bisa melakukan hal yang sama,” sebut Prof Jasruddin saat memberikan sambutan pada wisuda program sarjana angkatan XVI tahun akademik 2018/2019 di Saodanrae Convention Centre (SCC) Kota Palopo, Sabtu 4 Mei 2019, lalu.

Apalagi, kata dia, Unanda ini terus melakukan peningkatan, sekarang ini sudah menempati urutan 16 dari 215 PT di Wilayah IX Sulawesi. Tidak menutup kemungkinan akan melakukan inovasi-inovasi, terobosan-terobosan sehingga nantinya terus mengalami peningkatan. Salah satunya memaksa seluru dosen yang ada bergelar doktor kemudian dilanjutkan menelorkan profesor sebanyak-banyaknya.

“Juga lakukan riset-riset yang membumi, itu semua tentunya, jika civitas punya cita-cita mengarah kesana, dan saya yakin Unanda akan kesana,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini memasuki era industri 4.0, semuanya era digital. Alumni harusnya mesti mampu bersaing, paling tidak ada tiga hal yang harus dimiliki, jika tidak maka sama saja buta huruf. Yakni kuasai bahasa persatuan dunia, Bahasa Inggris, Kuasai IT dan juga kewirausahaan.

Ketiga hal ini harus dikuasai. Jangan sampai ada alumni yang bercita-cita jadi tenaga honorer, karena tenaga honorer itu awal dari kesengsaraan. Mestinya bercita-cita menjadi pengusaha, ciptakan lapangan kerja, pekerjakan orang-orang.”Apalagi yang namanya pengusaha, pasti banyak uangnya,” sebutnya.

Rektor Unanda Palopo, Dr Marsus Suti, M.Kes yang membacakan laporan akademik menyampaikan bahwa, adapun wisuda kali ini mengukuhkan 496 peserta yang terdiri dari sembilan Program Studi (Prodi) strata satu (S1) dan tujuh fakultas. Dimana sekitar 36 orang diantaranya memperoleh predikat cumlaude. Dengan indeks prestasi komulatif (IPK) tertinggi dicapai kelompok ilmu eksak sebesar 3,98 dan non eksak 3,93.

“Dan Alhamdulillah, sudah dua tahun berjalan, kami laksanakan wisuda dua kali setiap tahun dengan jumlah wisudawan sekitar 800 orang,” sebutnya.

Saat ini, kata dia, Unanda Palopo yang baru-baru ii telah divisitasi berhasil naik dari peringkat C menjadi peringkat B dengan nilai baik. Untuk Prodi yang telah meraih akreditasi B sebanyak enam, yakni Manajemen, Ilmu Hukum, Administrasi Publik, Agroteknologi dan Agribisnis, Akuakultur.

Sementara Prodi Kehutanan, Ekonomi Pembangunan, Teknil Sipil dan Teknik Informatika dalam proses reakreditasi.”Empat Prodi ini, kami juga optimis meraih predikat akreditasi B,” sebutnya.

Selain itu kata dia, berbagai terobosan dilakukan oleh Unanda, yakni selama dua tahun ini bekerjasama dengan Australia melakuan penelitian. Kemudian juga pihaknya terus memperjuangkan bersama masyarakat Tana Luwu agar moratorium perguruan tinggi negeri (PTN) segera dicabut oleh Presiden RI. Sehingga status Unanda menjadi PTN dapat segera terwujud.

Sementara itu Bupati Luwu, Drs H Basmin Mattayang, M.Pd yang berkesempatan mewakili pimpinan daerah se Tana Luwu menyebutkan bahwa pihaknya agak heran diundang oleh Unanda untuk memberikan sambutan di Kota Palopo, padahal ada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Namun setellah komunikasi dengan panitia, baru pihaknya bisa memahami bahwa ada giliran pimpinan daerah setiap wisuda.”Ternyata, kali ini, adalah giliran Bupati Luwu,” terangnya.

Dikatakannya, keberadaan perguruan tinggi di Tana Luwu memberikan kontribusi nyata di Luwu Raya. Pendidikan tentunya sangat penting bagi pembangunan manusia. Untuk itu di tahun anggaran 2020, pihaknya menyiapkan bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa asal Kabupaten Luwu yang kuliah di Kota Palopo atau Tana Luwu.

“Jadi kita support adik-adik yang kuliah di Palopo ini dengan bantuan studi, kalau kuliah di perguruan tinggi swasta di Makassar saya tidak bantu, kalau ada jurusan disini kenapa harus memilih di Makassar,” sebutnya yang disambut aplaus oleh peserta.

Untuk diketahui pada wisuda program sarjana angkatan XVI tahun akademik 2018/2019, wisudawan terbaik tingkat universitas kelompok eksakta diraih oleh Kiswan dengan IPK 3,98 dari Prodi Agribisnis, kelompok non eksakta diraih oleh Puji Satriani dengan IPK 3,93 dari Prodi Administrasi Negara. Sementara orasi ilmiah sendiri dibawakan oleh Akademisi Guna Darma Jakarta, Prof Dr Ing Adang Suhendra, S.S, S.Kom, M.Sc yang bertemakan “Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Palopo, Ir Rahmat Masri Bandaso, M.Si, Tenaga Ahli Bupati Luwu, Amsal Sampetondok, Ketua Pengurus Yayasan To Ciung Luwu, Prof Dr Baharuddin Mappangaja, MS, Dewan Pembina Unanda, Madjid Tahir, Dr Aswar Hasan, civitas akademika, wisudawan, orang tua wisudawan dan juga para undangan.(ich/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top