Toraja

Maju di Pilkada Torut Lewat Jalur Independen

Yohanis Bassang
Wabup Timika, Papua

Salah satu bakal calon Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, memastikan niatnya untuk maju dalam Pilkada Toraja Utara tahun 2020 mendatang melalui jalur independen.

Wakil Bupati Mimika ini menyampaikan niatnya tersebut di depan awak media saat ngopi bareng di kediamanannya di Pasar Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Jumat , 7 Juni 2019 malam lalu.

Yohanis Bassang mengutarakan kisahnya saat merantau di Timika Papua. Dalam pengalamannya itu, Bassang menceritakan saat pertama berada di Timika memuliai dengan bekerja sebagai tukang babat rumput di Perumahan PT Freeport Timika Indah, Portside dan di Mile 38, lalu, menjadi guru di yayasan Katolik dengan upah sebulan Rp75 ribu sebulan, hingga menjadi Wakil Bupati Mimika Papua.

“Saya memulai karir dari bawah kalau ada orang yang katakan hidupnya susah mungkin saya orang yang paling menderita saat mengawali karir, awal karir sebagai tukang babat rumput selama setahun, setelah itu lalu ikut Ipar kerja proyek sebagai pengawas di lapangan selama enam bulan, lalu melamar sebagai tenaga guru Yayasan Pendidikan Katolik, Yayasan Pendidikan Kristen dan Sekolah Negeri selama tiga tahun,” kata Yohanis dengan nada semangat.

Lanjut Wabup Timika ini, sejak pukul empat subuh, dirinya saya sudah bangun. Setelah itu, sarapan dam pukul 5 pagi berangkat menjadi tukang ojek hinggah pukul 7 pagi. “Saya lakukan selama dua tahun dan penghasilan kadang Rp30 ribu. Usai mengojek langsung berangkat mengajar hingga pukul 6 sore,” ujarnya.

“Tidak ada waktu saya yang luang terpakai semua, dan saat pulang dari sekolah dibelakang sekolah ada daun petatas sepeti daun yang di bawa dari Palopo yang dijual untuk ternak babi, itu saya ambil saat anak sekolah keluar main lalu bonceng bawah pulang kerumah untuk ternak babi saya dirumah,” terang Ombas sapaan akrabnya.

Yohanis Bassang Lulus sebagai PNS dan malang melintang di Birokrasi karena kerja kerasnya sehingga saat pilkada di Kabupaten Mimika Papua dia mengundurkan diri sebagai ASN, karena kedekatannya dengan masyarakat bersama pasangannya di Pilkada hingga mereka terpilih.

Kini Yohanis Bassang ingin pulang kampung maju sebagai calon Bupati Toraja Utara untuk masa periode ini 2020-2024 mendatang.
“Saya maju calon Bupati Torut dengan jalur independen itu opsi pertama makanya saat ini saya bangun komunikasi dengan seluruh masyarakat yang punya hak suara disini untuk menolong saya dengan ikhlas dan rela menolong saya memberikan KTP-nya untuk syarat maju sebagai calon independen minimal 20 persen KTP dari DPT di setiap Lembang dan kelurahan harus saya dapatkan,” kata Ombas.

Dalam Pilkada kedepan ini harus kerja keras ,yakin Tuhan akan tolong karena kalau diyakini segala sesuatunya pasti akan terjadi .
“Saya sudah mulai berjalan dari kampung ke kampung karena disetiap wilayah di Toraja Utara ini harus ada teman, Relawan dan pendukung karena saya mau menang jadi harus punya banyak pendukung karena harus menang apakah memang satu, dua dan tiga suara disetiap TPS,” sebutnya.

Pelayanan itu prinsipnya kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat, kalau bisa selesai hari ini kenapa harus besok dan kalau bisa disatu tempat kenapa harus diduakan tempat.

Pendidikan kita diurutan penutup karena kita stagnan pada level itu saja sementara Kabupaten lainnya di Sulsel itu meloncat-loncat naiknya ,jadi kalau Toraja Utara stagnan lalu daerah lain loncat-loncat jadi wajar kita ketinggalan.

“Langkah-langkah yang harus diambil agar pendidikan kita tidak stagnan yakni para guru ini harus kita rubah mineshetnya bagaimana seharusnya cara mendidik dan bagaimana seharusnya dalam melakukan tugasnya dan harus disiplin kerja,” tutup Ombas.(alb/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top