Utama

Kehadiran ASN Lura di Atas 95 Persen

* Hari Pertama Kerja, Pasca Libur Lebaran

PALOPO — Hari pertama kerja setelah libur lebaran Idulfitri, kemarin dimulai. Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) sejumlah pemda di Luwu Raya di atas 95 persen.

Seperti pada jajaran Pemkot Palopo di atas 96 persen tepatnya.
Angka ini menurun jika dibandingkan tahun 2018, lalu, momen yang sama, yakni mencapai 98 persen.

Dari data BKPSDM yang diterima Palopo Pos, Senin sore, kemarin. Jumlah ASN Pemkot Palopo yang tidak hadir hari pertama kerja sebanyak 184 orang, dari 4.563 keseluruhan ASN Pemkot Palopo.
Jumlah ini lalu dikelompokkan dalam beberapa alasan ketidakhadiran. Mulai sakit, cuti hamil, hingga belajar.

Kepala BKPSDM Kota Palopo Farid Kasim Judas melalui staf bagian IT, Ammang menyebutkan, sakit yang ditolerir dalam hal ini adalah sakit yang sedang diopname. “Kalau hanya sakit demam, flu, batuk-batuk, diare, itu tidak diterima. Meskipun ada surat keterangan dari dokter,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia melanjutkan untuk ASN yang tidak hadir dengan alasan sakit sebanyak 3 orang. Lalu, tanpa keterangan sebanyak 168 orang, cuti hamil 9 orang, dan tugas belajar 4 orang.

Nantinya, kata Ammang, data ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja ini, akan diserahkan ke Inspektorat Palopo, untuk dilakukan kroscek kepada yang bersangkutan, kenapa tidak hadir hari pertama kerja setelah libur panjang.

Setelah itu, Inspektorat memutuskan apakah yang bersangkutan dijatuhi hukuman atau tidak. “Hukuman yang diterapkan paling sanksi disiplin sesuai peraturan,” sebutnya.

Hasil laporan kehadiran ASN ini, lalu, di laporkan via online ke KemenPAN-RB melalui aplikasi Sistem Kehadiran Nasional (sidina).
Dari pantauan Palopo Pos di kantor BKPSDM Palopo, nampak masih banyak perwakilan kantor instansi yang datang membawa langsung mesin finger print (sidik jari).

Hal ini dikarenakan, masih banyaknya kantor yang belum online dengan sistem kehadiran Pemkot Palopo. “Ada yang belum online, itumi yang mereka bawa ke kantor untuk diinput datanya,” pungkasnya.

Pada Senin pagi, Wali Kota Palopo HM Judas Amir bersama Wawali Rahmat M Bandaso, dan Sekkot Palopo H. Jamaluddin Nuhung menggelar acara halal bihalal di halaman kantor wali kota, selepas apel pagi pukul 07:30 Wita.

Ribuan ASN se Kota Palopo yang sempat hadir ikut antre bersalaman dengan pemimpin Kota Palopo ini.

Di Luwu Utara, hari pertama masuk kerja pasca cuti Lebaran, tingkat kehadiran ASN di Kabupaten Luwu Utara terbilang sangat tinggi, yakni mencapai 97,5 persen.

Dari 5.036 ASN, termasuk di kecamatan, sebanyak 4.888 ASN yang hadir. Sisanya tidak hadir dengan berbagai alasan. Ada yang cuti, sakit, izin, dan tanpa keterangan.

Angka-angka ini diungkap Kepala BKPSDM Luwu Utara, Nursalim saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 10 Juni 2019.

Nursalim mengatakan, 97,5% terbilang sangat tinggi. Ia juga mengungkapkan, tingkat kehadiran ASN kali ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

2 Tahun tak Hadir

Di Parepare, Wali Kota HM Taufan Pawe, didampingi Inspektorat dan sejumlah staf ahlinya melakukan inspeksi dadakan (sidak) kehadiran di kantor Kesbangpol, Senin (10/6/2019).

Dari hasil sidak itu, terungkap bahwa seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare berinisial BH tidak pernah hadir selama dua tahun.

“Saya minta PNS yang tidak hadir itu diproses pemecatan atas ketidakhadirannya selama dua tahun, ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” tegas Taufan Pawe.

Tidak hanya di Kesbangpol, wali kota bergelar doktor hukum itu juga meminta agar inspektorat mengumpulkan data absensi PNS lingkup Pemkot Parepare, jika ditemukan ada yang tidak masuk kerja selama 46 hari, maka ikut terancam terkena sanksi.

“Namun sanksi yang akan diberikan nantinya tetap melalui prosedur, di mana inspektorat melakukan pemeriksaan,” tandasnya. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top