Metro

Dinas PPP Dituding Diskriminatif

*Pada Penyaluran Alsintan

TOMPOTIKKA — Komisi III DPRD Palopo tiba-tiba memanggil Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (PPP) Kota Palopo.

Pemanggilan ini terkait Dinas PPP diduga bersikap diskriminatif dalam penyaluran alat mesin pertanian (Alsintan) kepada masyarakat kelompok tani (Poktan) di Kota Palopo.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan, pihak Komisi III DPRD mencium dugaan penyaluran alsintan yang hanya dititik beratkan pada satu kecamatan saja dari beberapa kecamatan yang terdapat area persawahan di dalamnya, di kantor DPRD Palopo, Selasa 11 Juni 2019.

Ketua Komisi III DPRD Palopo, Abdul Rauf Rahim dalam rapat itu mengatakan jika pemanggilan yang dilakukannya seiring aspirasi masyarakat khususnya masyarakat poktan terkait penyaluran alsintan yang dilakukan Dinas PPP selama ini yang hanya mengutamakan satu kecamatan saja.

“Kami mendengar pemberian alsintan ini hanya diutamakan di kecamatan Telluwanua saja, sementara beberapa kecamatan yang terdapat area persawahan tak mendapatkan sarana dan prasarana yang menunjang aktivitas pertanian,” jelasnya.

Bahkan, Dinas PPP dalam menyalurkan alsintan tersebut disinyalir melakukan transaksi dalam memudahkan pemberian alsintan.
“Inilah yang mendorong kenapa kami memanggil pihak Dinas PPP untuk mengklarifikasi informasi ini,” kata politisi Nasdem ini.

Anggota Komisi III lainnya, Alfri Jamil mengatakan bukan cuma alsintan yang menjadi permasalahan termasuk program pertanian yang berasal dari dana alokasi khusus juga dilaksanakan dengan mengutamakan kecamatan tertentu sehinggga perealisasiannya tidak merata kepada wilayah persawahan lainnya.

“Jadi berbagai informasi ini telah masuk ke kami. Tentunya kita ingin mendengarkan penjelasan dari pihak instansi terkait,” kata Alfri.
Kepala Dinas PPP, Harisman dalam rapat itu membantah semua permasalahan sebagaimana yang disampaikan kepadanya.

Menurutnya, pemberian alsintan kepada poktan selama ini tidak ada yang dikesampingkan meski demikian Harisman sedikit menitik beratkan perhatiannya ke poktan di Telluwanua dalam pemberian sarana dan prasarana pertanian. “Jadi semua itu tidak benar. Tidak ada kecamatan yang memiliki area persawahan kami tidak berikan alsintan,” katanya.

Dikatakan, terdapat kecamatan seperti Wara Selatan, Mungkajang, Sendana dan Wara sudah mendapatkan alsintan seperti combaign sekitar dua unit dan beberapa traktor. “Jika Telluwanua yang dinilai sebagai wilayah yang mendominasi bantuan itu karena area persawahannya lebih luas dibanding kecamatan lainnya,” tandasnya.(rul/rhm)



Click to comment

Most Popular

To Top