Luwu

Pemkab Luwu Halal bi Halal

* Basmin Garansi Menghargai Kinerja ASN

BELOPA—Pemerintah Kabupaten Luwu Selasa (11/6) menggelar halal bi halal yang dipusatkan di gedung Simpurusiang Belopa. Pelaksanaan kegiatan bernuansa religiUS ini dihadiri Bupati Luwu H Basmin Mattayang, Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Dr Hj Hayarna Hakim, SH, M.Si, Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak dan Wakil Ketua TP-PKK Luwu Elnita Pakolo Syukur

Bupati Luwu H Basmin Mattayang dalam sambutannya, mengatakan, halal bi halal sengaja dilaksanakan lebih sakral dengan tujuan mengoptimalkan silaturahmi, dan membersihkan hati dan pikiran serta mengikis berbagai bentuk perbedaan, setelah selama hampir dua tahun ini masyarakat sudah melalui perhelatan politik mulai dari Pilkades, Pilkada maupun Pemilu serentak Capres-Cawapres dan Legislatif tahun 2019

” Mari kita laksanakan halal bi halal untuk saling memaafkan sesama ASN dan seluruh elemen masyarakat. Semoga bulan suci Ramadhan menjadikan pribadi kita ASN sebagai contoh yang baik untuk masyarakat, ” Ungkap Basmin Mattayang.

Basmin mengtakan, segenap ASN lingkup Pemkab Luwu di momentum halal bi halal ini kiranya dapat mengintrospeksi diri sudah sejauhmana pengabdian yang diberikan kepada negara dan sudah sejauhmana mengemban tugas masing-masing dalam melayani masyarakat

” Ini penting saya sampaikan bersama Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak. Agar pelayanan publik dapat kita laksanakan dengan baik. Bekerjalah dengan kinerja yang optimal. Tak perlu berpikir politis karena kami akan menilai dan menghargai kinerja anda, ” Kata Basmin seraya meminta ASN tetap mempedomani prinsip 3T, Tertib Personil, Tertib Administrasi dan Tertib Lingkungan.

Sementara itu, pembawa hikmah halal bi halal lingkup Pemkab Luwu, Taslim S.Pd, M.Pd, mengatakan, halal bi halal bukan sebuah ajaran syariat Islam tetapi murni lahir dari masyarakat Indonesia. Kegiatan halal bi halal adalah bentuk kegiatan positif yang dilakukan hanya di bumi nusantara Indonesia dan tidak ada di negara Islam lainnya

” Halal bi halal lahir di era awal presiden Soekarno tahun 1955 yang kala itu berkeinginan meredam perbedaan dan gesekan politik. Dan atas ide tokoh NU, Kiai Haji Abdul Wahab Chasbullah. Dan momentum Ramadhan dan Idul Fitri kala itu dijadikan wadah mengundang elit politik ke istana negara untuk berkumpul saling bersilaturahmi, saling memaafkan dan melupakan perbedaan politik diantara mereka serta saling menghalalkan sehingga dinamakanlah acara itu halal bi halal, ” Kata

Turut hadir pada acara Halal bi Halal, Forum Kordinasi Pemerintah Kabupaten Luwu, Sekda Luwu H Syaiful Alam, beberapa tenaga ahli Bupati Luwu, para Camat, lurah dan kepala desa se Kabupaten Luwu dan ribuan ASN lingkup Pemkab Luwu. (and)

Click to comment

Most Popular

To Top