Kriminal

dr Abubakar Malinta Ditabrak Motor Lawan Arus

ilustrasi

PALOPO — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl Manennugen, Kelurahan Amassangen, Kecamatan Wara Kota Palopo, Rabu 12 Juni 2019 sekira pukul 17.00 Wita. Malam itu, H dr Abubakar Malinta (73), yang juga merupakan tokoh Muhammadiyah Kota Palopo ditabrak pengendara motor saat hendak ke masjid melaksanakan salat Magrib.

Dari keterangan saksi di tempat kejadian menyebutkan, kecelakaan terjadi saat dr Abubakar keluar dari rumahnya mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo bernopol DP 3533 EH. Saat bergerak ke arah barat ke timur memotong jalan menuju ke arah selatan dengan kecepatan pelan, tiba-tiba dari arah selatan ke utara muncul sepeda motor Suzuki Shogun DD 6860 MU yang dikendarai Irwan (23) berboncengan Haerul (15), keduanya warga Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.

Saksi menyebutkan bahwa Irwan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan melawan arus. Saat itu, dia (Irwan. Red) tak bisa mengusai stir motornya dan menabrak sepeda motor yang dikendarai dr Abubakar. Malam itu juga dr Abubakar dievakuasi ke RS At-Medika untuk dirawat karena mengalami luka lecet di siku dan lengan kiri, lecet tulang kering kaki kiri, dan merasakan sakit pada tulang rusuk kanan serta punggung tangan kanan.
Sementara itu, lawan tabraknya, Irwan juga mendapat perawatan medis di rumah sakit yang sama. Irwan mengalami luka lecet siku kakan dan mengalami sakit di bagian paha kiri dan panggul sebelah kiri.

Dari keterangan Irwan, dirinya tidak berniat untuk melarikan setelah menabrak dr Abubakar Malinta. Akan tetapi takut dengan sejumlah pengendara motor yang mengejarnya karena dituding membawa kabur anak gadis keluarga mereka. “Jadi saya terpaksa melawan arus di Jl Manennungan karena ada sejumlah pengendara yang mengejarku. Memang setelah terjadi tabrekan saya kabur dengan maksud menyelamatkan dari pengendara motor itu,” akunya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polres Palopo, Iptu Catur Suhendra membenarkan kecelakaan tersebut. Kedua korban sedang dalam perawatan medis sehingga belum sempat dimintai keterangan. “Irwan yang menabrak dr Abubakar juga keberatan karena sempat dianiaya oleh sejumlah pengendara motor. Soal kasus lakanya sedang ditangani, sedangkan dugaan penganiayaan ditangani bagian Reskrim,” katanya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top