FEMALE

Tercepat Promosi Doktor di IPB

Dr Idawati SP MSi
Dosen Agribisnis Unanda

Prestasi membanggakan ditorehkan Dr Idawati SP MSi, dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Unanda Palopo. Ia tercepat selesai pada Program Doktoral (S3) Sekolah Pascasrjana Institut Pertanian Bogor (IPB) University angkatan 2016, Jurusan Ilmu Penyuluhan Pembangunan Fakultas Ekologi Manusia.

”Saya masuk S3 IPB pada Agustus 2016. Ujian tutup pada 25 Maret 2019. Dan ujian promosi doktor pada tanggal 3 Mei 2019. Rencana wisuda tanggal 18 September. Alhamdulillah, lulus tercepat di angkatan. Saya kuliah S3 berusaha fokus dengan target cepat selesai agar bisa pulang ke kampung halaman secepatnya,” kata Idawati kepada Palopo Pos, Jumat, 14 Juni 2019 kemarin.

Menurutnya, pada ujian promosi doktor yang berlangsung di ruang sidang Faperta kampus IPB Dramaga, Bogor, Idha Salama biasa disapa, berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Kapasitas Adaftif Petani Kakao dalam Menghadapi Fenomena Perubahan Iklim di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara” di hadapan tim komisi pembimbing dan anggota luar komisi pada Jumat, 3 Mei 2019 siang dan memberikan cinderamata berupa buku autobigrafi yang ditulis sendiri oleh Ida selama kuliah.

Komisi pembimbing diketuai Prof Dr Ir Aida Vitalaya S Hubies MSc, dan dua anggota pembimbing yakni Dr Anna Fatchiya MSi dan Prof Dr Pang S Asngari MEd. Sedang komisi tambahan (anggota luar komisi) yakni Dr Ir Andi Ardan Tjahjo MP (Sekdinbun Sulsel), Dr Ir Siti Amanah (Wakil Dekan FEMA IPB).

Ujian promosi doktor ini dihadiri suami Ida, Badrul SPd MM dan sejumlah rekannya, sesama mahasiswa program baik S2 maupun doktoral di IPB. Sedang civitas akademik Unanda tidak sempat hadir, karena besoknya (Sabtu 4 Mei 2019) dilaksanakan wisuda sarjana Unanda yang dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IX.

”Makanya Pak Rektor (Marsus Suti), Dekan Fakultas Pertanian Unanda (Muh Yusuf Idris SP MP), dan Bupati Lutra dan IKA Alumni SMPN 1 Padang Sappa, hanya kirim karangan bunga ucapan selamat karena saat itu pula menjelang bulan ramadan. Bupati Lutra kirim ucapan karena saya penelitian di Lutra dan pernah menjadi teman sekamar saat kuliah S1 di Unhas Makassar. Termasuk anak saya yang di pondok pesantren Darunnajah Jakarta, tidak bisa hadir karena hari yang sama sedang ujian lisan semester kenaikan kelas,” ucap Ida.

Sejak SDN No 59 di Noling, SMPN 1 di Padang Sappa, dan SMAN 1 Belopa, Ida memang selalu mendapat rangking. Tahun 1995 setelah tamat SMA, Ida mengurungkan niatnya lanjut kuliah di PTN di Pulau Jawa sebagai cita-citanya dari awal karena bapaknya telah meninggal, dan memutuskan tidak lanjut kuliah dan sempat menganggur selama satu tahun. ”Waktu itu, saya sempat frustasi,” kenangnya.

Namun berkat dorongan kakak laki-lakinya yang bernama Nadri Salama, akhirnya Ida bisa sampai saat ini meraih cita-citanya. Tahun 1996, kakak sepupu Ida yang merupakan dosen Unhas mengurusnya masuk D3 Unhas dan selesai tahun 1999. Lanjut program ekstention S1 dan selesai Oktober 2002. Kemudian diterima kerja di PT MARS di Noling dari tahun 2003-2007 dan tahun 2009 masuk Unanda sebagai dosen.

Tahun 2011, melanjutkan pendidikan S2 di Program Pascasarjana Unhas jurusan Agribisnis. Juga selesai tercepat pada tahun 2013. ”Semoga suatu saat, bisa jadi professor,” katanya optimis.

Ida juga pernah menjadi penyuluh THL TBPP angkatan ke-3 dari Kementerian Pertanian dengan status kontrak. Pernah menjalani sebagai pegawai honorer kategori I dan kategori II, dan saat itu bertepatan dengan tes penerimaan sebagai dosen tetap di Unanda hingga saat ini memilih berkarir sebagai dosen dan telah lolos seleksi dosen profesional sertifikasi dosen pada tahun 2017.

Dekan Fakultas Pertanian Unanda, Muh Yusuf Idris SP MP yang dimintai tanggapannya mengatakan, Ida itu orangnya bagus dan semangat juangnya tinggi. Karena itu, ia merupakan salah satu aset terbesar yang dimiliki institusi perguruan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar.

Dr Idawati juga merupakan doktor perempuan tercepat meraih doktor di Unanda, tidak sampai tiga tahun di IPB dengan nilai sangat memuaskan. Idawati juga merupakan doktor bidang penyuluhan pertanian yang pertama di Luwu Raya.

”Dedikasinya tinggi dan tekun di bidang pendidikan. Orangnya loyal dan semangat terus dalam menyemangati para penyuluh pertanian yang ada di jazirah Tanah Luwu. Tangguh dalam keluarga maupun dalam pendidikan,” kata Yusuf. (ikh)

Data Diri :

Nama : Dr Idawati SP, M.Si
Alamat: Jl. A. Jemma No.04 Kel. Noling Kec. Bupon Kab. Luwu
Pekerjaan: Dosen Univ. A. Djemma Palopo
Agama: Islam
Hobi: Nonton, masak, menulis
Motto Hidup: Keramahan adalah senjata penakluk paling kuat

Pendidikan
– SDN No. 59 Noling (1988-1989)
– SMPN 1 Padang Sappa (1991-1992)
– SMAN 1 Belopa (1994-1995)
– D3 Jurusan Agroindustri Unhas (1996-1999)
– S1 jurusan Agribisnis Unhas (1999-2002)
– S2 jurusan Agribisnis Unhas (2011-2013)
– S3 Ilmu Penyuluhan Pembangunan FEMA IPB University (2016-2019)

Perjalanan Karir
– Tahun 2003-2007 PT. Mars Sustainability Indonesia
– 2009-2016 THL-TBPP RI
– 2013-2014 Mentor Madrasah Kab Luwu, Kemenag RI- Ausaid
– 2009- sekarang, dosen Tetap Jurusan Agribisnis Faperta Unanda

Keluarga
– Suami: Badrul, S.Pd, M.M
– Anak : Fazila Azwa Badrul

Pengalaman Organisasi
– Aktivis Organisasi (wisuda S1)
– HMI
– Sekum BKMT Kec Bupon tahun 2011-20015
– Perhepi



Click to comment

Most Popular

To Top