Utama

Jalan Berlubang Banyak “Telan Korban”

* DPRD Desak Balai Segera Diperbaiki

PALOPO — Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan negara yang berlubang. Kondisi ini bahkan sudah banyak menelan korban penggendara, hingga meninggal dunia.
Selain itu, pemandangan ini merusak tata kota dan daerah di Luwu Raya. Perbaikan sudah sangat mendesak dilakukan Balai Jalan dan Jembatan.

Musim penghujan saat ini, dengan kondisi jalan tersebut, akan sangat rawan terjadi kecelakaan, jika tidak hati-hati.
Kondisi aspal yang sudah tua, ditambah air yang terus menggenangi, membuat jalan semakin mudah terkelupas.
Tak hanya di Palopo, di Kabupaten Luwu, Lutra, dan Lutim juga demikian.

Anggota Komisi II DPRD Palopo, Budiman bahkan meminta agar Balai Jalan dan Jembatan di Makassar sebagai penanggungjawab jalan negara, agar segera melakukan perbaikan.
“Dalam waktu dekat kita usahakan langsung ke Makassar meminta pihak Balai, agar secepatnya melakukan perbaikan. Karena sudah ada korban jiwa akibat jalan berlubang,” kata Budiman saat dihubungi tadi malam.

Ia juga mengharapkan, perbaikan jalan tidak sebatas tambal saja, tetapi harus yang jangka panjang.
Balai Jalan Nasional XII di Makassar menargetkan perbaikan jalan berlubang akan mulai dilakukan pekan ini.

PPK Balai Jalan Nasional XII, Petrus kepada Palopo Pos mengatakan, pembenahan jalan berlubang yang merupakan wewenang Balai Jalan Nasional memang telah dilakukan. Namun, untuk jalan berlubang di Jalan Andi Djemma yang merupakan jalan provinsi, adalah wewenangnya masih akan dilakukan pekan depan.

Untuk itu, sebutnya, pihak Balai Jalan Nasional akan menjadwalkan akan melakukan perbaikan paling lambat pekan depan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Jl Andi Djemma mengeluhkan jalan berlubang di Jl Andi Djemma. Dimana pengendara akan menjumpai jalan berlubang. Yang berlubang bukan cuma satu lubang. Bahkan saat musim penghujan saat ini, air menggenangi jalan berlubang tersebut.

Kondisi ini rawan menimbulkan terjadinya kecelakaan lalulintas (Lakalantas). Karena para pengendara baik motor maupun mobil akan mudah terperosok masuk ke jalan berlubang tersebut.

Pasalnya, baru saja ditambal, jalan tersebut kembali berlubang.”Saya menilai Balai Jalan Nasional cuek dalam melakukan pembenahan jalan berlubang. Karena baru saja ditambal eh tidak berapa lama kembali berlubang. Dan penambalannya pun terkesan asal-asalan,” gerutu salah seorang warga, Amrul yang saban hari melewati jalan tersebut.

Menurutnya, akibat jalan berlubang tersebut ada saja pengendara yang nyaris jatuh. Untuk itu, Balai Jalan Nasional diminta untuk dapat segera memperbaikinya demi menghindari timbulnya korban jiwa.

Komisi II DPRD Palopo juga akan memanggil pihak rekanan pekerjaan jalan nasional. Hal itu sekaitan keberadaan jalan nasional, khususnya di Kota Palopo yang beberapa titik mengalami kerusakan.

Ketua Komisi II DPRD Palopo, Herman Wahidin mengaku sudah menghubungi pihak terkait yang menangani soal jalan nasional.
“Saya sudah disampaikan dari pihak BPJN Sulsel untuk menghubungi pihak rekanan,” kata Herman, beberapa waktu lalu.

Menurut Herman, pekerjaan jalan nasional tersebut dilaksanakan oleh rekanan PT Bumi Infrastruktur Sejahtera yang saat ini berkedudukan di Belopa, Kabupaten Luwu. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top