Utama

Pertama di Sulsel, Pemkot Gratiskan Seragam Sekolah

* Untuk Siswa Baru, Mulai TK Sampai SMP

PALOPO — Wali Kota Palopo HM Judas Amir membuktikan visi-misinya menyiapkan seragam sekolah gratis bagi pelajar di Kota Palopo.
Tahun ini, program tersebut akan mulai. Anggarannya pun telah diplot ke Dinas Pendidikan Kota Palopo.

Program ini pertama kali dicetuskan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, dan menjadi kali yang pertama dilakukan seorang kepala daerah di Sulsel.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Disdik Palopo, Herman Rahim SH MH, kalau program ini adalah kebijakan dari Wali Kota HM Judas Amir sebagaimana dipaparkan dalam visi-misinya.

Tak hanya menyediakan seragam sekolah gratis yang dimulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pemkot Palopo juga menghadirkan pendidikan gratis paripurna bagi pelajar di Kota Palopo.

“Kalau daerah lain mungkin hanya mengandalkan dana BOS, tetapi Pak Wali Kota mau agar pendidikan ini betul-betul yang paripurna. Bebas pungutan,” kata Herman yang ditemui di ruang kerjanya, Senin sore, 17 Juni 2019.

Dilanjutkan Herman, kalau penyediaan seragam sekolah gratis ini baru pertama kali juga dilakukan tahun ini. Nantinya, seragam gratis yang akan disediakan meliputi, untuk TK mendapatkan seragam olahraga. “Itu untuk seluruh murid TK se Kota Palopo. Tak terkecuali,” ujarnya.

Selain itu, ditambahkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Palopo, Drs Mus Taufiq MM, bagi seluruh siswa baru yang mendaftar tahun ajaran 2019/2020 di tingkat Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan mendapatkan seragam. Putih biru untuk SMP dan Putih merah untuk SD, plus topi dan dasi.

Lantas berapa besar anggaran yang disiapkan untuk menyiapkan seragam gratis mulai dari TK hingga SMP ini? Dikatakan Mus Taufiq itu masih dalam pembahasan, bersama berapa sebenarnya jumlah siswa yang akan mendapatkan nantinya. Hla itu akan dilihat pasca penerimaan siswa baru ditutup. “Sekira awal Agustus sudah ada data ril-nya. Berapa anggaran yang harus disiapkan dan jumlah siswanya,” jelasnya.

Ditambahkan lagi Sekretaris Disdik Palopo, Herman Rahim, kalau program seragam gratis ini dimaksudkan untuk membantu orang tua, meringankan beban orang tua membeli seragam sekolah bagi anak-anaknya.

Hanya saja, program ini baru akan efektif setelah Agustus nanti. “Data jumlah siswanya baru ada Agustus. Jadi kemungkinan September baru terealisasi dibagikan. Jadi bagi orang tua, sedianya terlebih dahulu membelikan seragam sekolah, sambil menunggu seragam tambahan ini selesai. Karena-kan masih harus diukur tiap anak. Jadi butuh waktu,” tandasnya.

Perwal PPDB

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Palopo, Drs Mus Taufiq MM juga menyebutkan, kalau Peraturan Wali Kota tentang sistem PPDB akan segera terbit pekan ini.

Kini, katanya, tinggal menunggu nota persetujuan dari Gubernur Sulsel melalui Biro Hukum.

Sebagaimana diberitakan yang lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo telah menetapkan pembagian zonasi serta jalur dalam sistem penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020.

Untuk itu, Pemkot Palopo, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Palopo mengutamakan PPDB didasarkan domisili atau tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan.

Selain jalur zonasi yang paling utama juga terdapat jalur prestasi, afirmasi, atau masyarakat kurang mampu, serta jalur perpindahan tugas orang tua calon siswa. “Kini tinggal menunggu Perwal-nya sebagai landasan hukum,” pungkasnya.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top