Luwu

DLH Tekankan Pentingnya Penanganan Limbah Medis

BELOPA-Limbah medis yang terdapat di pusat pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas, jika tidak segera ditangani tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat sekitarnya. Maka dari itu pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu menekankan pentingnya penanganan limbah medis secara maksimal.

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Wahyuddin mengatakan bahwa limbah medis harus ditangani dengan benar karena akan mencemari lingkungan dan berimbas pada kesehatan masyarakat. Karena itu termasuk limbah bahan berbahaya beracun (LB3). Makanya bagi Rumah Sakit dan Puskesmas untuk menangani dengan baik agar tidak mencemari lingkungan dan juga kesehatan masyarakat.

“Kami minta kepada Rumah Sakit (RS) untuk mengaktifkan incinerator atau alat pemusnah limbah medis. Atau memfasilitasi para puskesmas untuk menampung limbah B3 untuk diserahkan ke pihak ketiga sebagai pengumpul yang memang sudah ditunjuk,” terangnya, Selasa, 18 Juni 2019.

Lanjutnya, pihaknya meminta arah kebijakan program kegiatan untuk penanganan limbah medis yang lebih baik. Apalagi tiap tahun limbah medis cenderung meningkat. Seiring dengan kesadaran masyarakat yang berobat ke puskesmas dan rumah sakit, paparnya.

“Kualitas lingkungan tentu harus dijaga agar kelangsungan hidup masyarakat kita akan lebih baik kedepannya,” katanya.

Ditanya soal berapa jumlah limbah medis yang ada dibeberapa RS dan Puskesmas dan pelayanan kesehatan. Dirinya tidak tau pasti, namun menurutnya limbah medis tentu akan terus bertambah seiring banyaknya pasien yang berobat.(udy)

Click to comment

Most Popular

To Top