Utama

200 Raja akan Hadiri FKN XIII Tana Luwu

PALOPO — Panitia Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII Tana Luwu terus mempersiapkan menyambut hari H. Salah satunya dengan melakukan rapat koordinasi yang dihadiri sejumlah perwakilan dari Pemda se-Tana Luwu.
Rakor yang sedianya dimulai di aula Bappeda Kantor Wali Kota Palopo kemudian dipindahkan ke ruang pola kantor Wali Kota.

Dalam rakor tersebut, Wakil Ketua Panitia FKN XIII, Dr Suaedi Fachruddin menjelaskan, sesuai komunikasi YM Datu Luwu dengan beberapa raja se-Nusantara, diperkirakan ada 200 raja yang akan datang, baik dari dalam negeri maupn negara tetangga, seperti dari Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Lanjut Suaedi, dari 200 raja ini, masing-masing raja oleh panitia FKN XIII memberikan batasan untuk membawa permaisurinya maksimal dua orang, dan setiap rombongan raja ikut serta pasukan, dan dayang-dayangnya minimal 100 orang, bahkan sampai 200 orang, seperti yang dikonfirmasi Sri Sultan Hamengkubuwono IX. “Diperkirakan ada 4 ribuan tamu yang akan datang ke Palopo,” kata Dr Suaedi dalam pengantar rakor.

Selain raja-raja dan rombongannya, juga nantinya akan hadir 12 anak suku Kedatuan Luwu, serta sejumlah narasumber dialog kebudayaan. Narasumber ini, kata Suaedi akan diundang dari Malaysia, dan empat kementrian.

“Pastinya akomodasi dan penginapan harus dipersiapkan,” ujarnya. Untuk pengaman sendiri, kata Suaedi, akan dikoordinasikan langsung ke Kapolda Sulsel. Pasalnya, even ini akan melibatkan empat kabupaten/kota, yakni, Belopa, Palopo, Masamba, dan Sorowako.

“Sesuai pesan YM Datu, ia mau tamunya nanti (raja-raja) jangan boleh sampai lecet, bahkan sampai hilang. Untukitu perlu pendampingan dan pengamanan selama even berlangsung,” kata Suaedi membacakan titah Datu Luwu.

Dalam rakor tersebut, panitia juga menyinggung soal dana. Dikatakan Suaedi, dana yang masuk ke panitia baru dari Pemprov Sulsel Rp1 miliar, dan beberapa pemda lainnya di Tana Luwu. Sesuai kesepakatan tiap pemda menyumbang Rp1 miliar. Jumlah ini masih sangat kecil untuk mengatur even akbar yang mendatangkan 4 ribuan orang. Pasalnya, harus mengurusi akomodasi, makanan, penginapan, dan perlengkapan lainnya.

Untuk itu, Ym Datu melalui Wakil panitia FKN mentitahkan, agar pelaksanaan FKN ini menjadi even FKN termegah, terbesar selama diselenggarakannya FKN berlangsung. “YM Datu mau FKN Tana Luwu jadi yang paling termegah selama FKN ini ada,” ujar Suaedi.

Ditambahkan Ketua Panitia FKN XIII, Brigjen TNI (purn) Muslimin Akib dalam presentasi jalannya persiapan even FKN mengatakan, Juli ini kalau undangan sudah harus tersebar, lalu, penerimaan calon pendamping para raja dan tamu, pemasangan baliho, dan koordinasi penginapan bagi para raja dan tamu.

Lanjut, Muslimin, nantinya panitia FKN akan ada dua tempat penyambutan. Yakni di Bandara Bua, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. “Kita juga ada panitia penyambutan di Makassar. Karena pesawat ke Bua hanya 72 seat, sementara yang mau datang 200 raja. Pastinya akan ada yang lewat jalur darat. Untuk itu, kita siapkan akomodasi bus dari Makassar ke Palopo,” kata Muslimin.

Muslimin pun berharap, masyarakat Tana Luwu agar turut mensukseskan even FKN ini, karena siri’na Tana Luwu. “Kita ingin jadi tuan rumah yang baik. Tamu itu adalah raja, sedangkan yang datang nanti ini adalah raja-raja,” ujarnya.(idr)



Click to comment

Most Popular

To Top