Utama

Wali Kota Andalkan Figur Muda

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

* Lantik 188 ASN, Isi Jabatan Strategis

PALOPO –– Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mengambil sumpah, dan melantik 188 pejabat lingkup Pemkot Palopo di ruang pola kantor Wali Kota Palopo, Rabu 10 Juli 2019.

Dari 188 pejabat tersebut sebagian besar adalah figur muda. Hal ini dimaksudkan memberikan ruang bagi figur muda, dengan harapan untuk menghadirkan sejumlah terobosan dan inovasi di tubuh perangkat daerah.
Pelantikan sedianya dijadwalkan pukul 08:00 Wita, kemarin, namun, baru dilakukan pada pukul 13:30 Wita.

Pelantikan dihadiri Kasdim 1403 SWG, Kejari Palopo, Kepala PA Palopo, Kepala PN Palopo, dan Perwakilan Polres Palopo.
Dengan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) putih-putih, Wali Kota HM Judas Amir mengambil sumpah pejabat yang disebutkan namanya terlebih dahulu oleh pembawa acara. Usai mengambil sumpah, dilanjutkan dengan pelantikan.

Pada pelantikan sebanyak 9 pejabat tinggi pratama (eselon IIb) dilantik, lalu enam camat, sekretaris dinas, dan 11 lurah. (lebih jelas lihat tabel)
Dalam amanatnya, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mengharapkan agar setiap ASN yang sudah dilantik memperbaiki kinerja dan membaca peraturan yang mengatur terkait jabatan yang diemban.

“Saya menganggap kita sekarang yang dilantik adalah orang baru semua. Karena yang lain kita akan lakukan secara terus-menerus, sebagaimana perintah UU nomor 11 tahun 2017, yang berisi setiap 2 tahun paling lama seluruh pejabat wajib dievaluasi,” kata Wali Kota di atas podium.

Ia melanjutkan, sebagai ASN ada tiga hal yang harus dilakukan setelah dilantik. Pertama, harus membuat rencana kinerja pribadi-pribadi berdasarkan peraturan yang mengatur jabatan masing-masing.
“Kinerja ini ada aplikasinya. Jadi seluruh pejabat, terkait apa yang dikerjakan dipantau KemenPAN, BKN, KASN, dan saya Wali Kota sebagai penanggungjawab,” sebutnya.

Tugas kedua adalah jaga kedisiplinan. “Yang dmaksud disiplin adalah terkait ketataatan terhadap aturan. Salah satunya tidak ada ASN yang kantornya berada di rumah. Jadi harus datang ke kantor,” tegasnya.
Tugas ketiga bagi ASN, adalah buat inovasi. “Setiap ASN diharuskan melakukan hal ini.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung soal adanya ASN yang disuruh ikut latpim, tetapi tidak sepenuh hati mengikuti. Padahal nantinya ini akan berguna saat kenaikan pangkat.

Lanjut, Judas juga menyinggung soal ASN yang maih tersandung dengan inspektorat atau BPKP agar segera melunasi kewajiban pengembalian. “Kalau tidak melakukannya, akan sangat mungkin saya berhentikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BKPSDM Palopo, Farid Kasim Judas dalam konfrensi pers usai pelantikan mengungkapkan, mutasi digelar untuk menindaklanjuti hasil job fit yang digelar beberapa waktu lalu. Utamanya pada pejabat tinggi pratama sebanyak 10 orang.

Serta adanya promosi beberap pejabat dan penyegaran bagi pejabat yang telah menempati posisi lebih dari dua tahun dan pembinaan untuk pejabat adiministrasi sebayak 55 orang dan pejabat pengawas eselon IV sebanyak 87 orang.

“Ini hasil daripada ujian kesesuaian job fit yang digelar Pemkot Palopo beberapa bulan lalu, dan tentu berdasarkan PP 11 tahun 2017 terkait dengan dua tahun pelaksanaan jabatan dan harus dilaksanakan evaluasi,” kata Farid saat memberikan keterangan pers kepada media di ruangan kerjanya.

Beberapa pejabat administassi eselon III ini ada yang mendapatkan promosi adapula kita penyegaran dimana telah menjabat selama dua tahun di suatu tempat dan ada beberapa pembinaan yang melihat dari masukan pemimpinnya Dalam mutasi sejumlah pejabat bergeser ada beberapa diantaranya distafkan alias non job.

Namun ditegaskan Farid, bagi pejabat yang di stafkan itu tidak akan selamanya menjadi staf karena tetap akan diberikan pembinaan. “Ada beberapa pejabat yang dilakukan pembinaan itu bukan berarti akan selamanya di stafkan, tetap akan kita bina dan dilakukan penilaian” ungkapnya. Selain itu beberapa diantaranya juga mengalami pergeseran untuk pemantapan jabatan.

Sementara itu pejabat pengawas eselon IV sebanyak 87 orang, ada yang promosi dan sebagian besar dari pejabat fungsiobnal diangkat menjadi jabatan struktural eselon IV ada juga pergeseran dalam pemantapan jabatan.
“Pergeseran dari jabatan satu ke jabatan lain merupakan pemantapan jabatan sehingga punya pengalaman dari satu SKPD ke SKPD lain sehingga bersyarat untuk di promosi,” katanya.

Namun, dimutasi kali ini sejumlah figur muda hadir mengisi jabatan strategis. Dua figur muda yang masuk mendapatkan posisi strategis seperti misalnya, Irfan Dahri dan Asnita. Ia dinilai cakap dalam tugas dan mendapatkan pergeseran untuk lebih memacu kinerja. Irfan Dahri merupakan Kabid penagihan di Bapenda Palopo mendapat promosi menjadi Plt Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Asnita yang sebelumnya menjabat Kabid Aset BKD Palopo kini menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan.

Pemerintah Kota, sebut FKJ, sapaan akrab Kepala BKPSDM Palopo, memberikan ruang bagi figur muda. Harapannya untuk menghadirkan sejumlah terobosan dan inovasi bagi yang lain.

Segera Ditentukan Plt

Sepekan setelah pelantikan pejabat di lingkup Pemkot Palopo, sejumlah jabatan baik eselon II, eselon III, camat lurah kosong. Untuk itu, Kepala BKPSDM Kota Palopo, Farid Kasim Judas mengungkapkan, akan segera menetapkan pejabat mengisi jabatan tersebut, dalam hal ini sebagai pelaksana tugas sementara (Plt).

“Sepekan setelah pelantikan ini, bagi jabatan kosong, akan segera kita tentukan Plt-nya,” ujarnya, kemarin. (ald/idr)

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse



Click to comment
To Top