Utama

HTA Mengajak KPK Pantau Tahapan Pilkada di Toraja

RANTEPAO — Banyaknya masyarakat Toraja ikut meramaikan untuk mensosialisasikan tentang anti politik uang. Karena dimana disetiap kontestasi di Toraja, isu terkait dengan adanya Money Politic (MP) sangat merusak tatanan demokrasi. Bukan saja di Toraja, tapi bahkan di seluruh Indonesia.

Politik uang menjadi momok bagi para politisi yang berkualitas, namun karena MP ini sanggup mengubah pilihan masyarakat, sehingga kadang yang “tidak berkualitas” menjadi pemenang karena tergantung dari isi tasnya. Oleh karena itu saatnya terus disosialisasikan, agar masyarakat betul-betul dapat menyadari dampak dari politik uang tersebut.

Terkait dengan itu, salah satu calon Bupati Toraja Utara Hendrik Tangke Allo menjelaskan, bahwa money politic adalah bagian cara-cara yang tidak benar di dalam kontestasi politik untuk menang. Dan juga MP sangat merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun. Oleh karena itu, wajib kita sosialisasikan terus-menerus tentang bahaya dampak dari politik transaksional ini.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasi kepada beberapa elemen-elemen masyarakat Toraja baik pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama di Toraja Utara yang telah melakukan sosialisasi terhadap Money Politic (MP) semoga ke depannya berdampak positif buat kita semua sangtorayaan,” imbuh HTA.
Ketua DPRD Kota Depok Jawa Barat HTA juga mengajak Komisi Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk memantau proses dan, tahapan pilkada di Toraja Utara, dan Tana Toraja agar bersih dari politik transaksional.

“Saya mengajak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk turun memantau proses tahapan Pilkada di Toraja Utara dan Tana Toraja agar kedua Kabupaten ini betul-betul bersih dari politik transaksional,” tegas Endi sapaan akrabnya. (alb/idr/t)

Click to comment

Most Popular

To Top