FEMALE

Sukses Eliminasi Penyakit Lewat Inovasi

Hj Harmawati, SKM M.Kes
Kabid TU RSUD dr Palemmai Tandi

Bertekad membuat masyarakat sehat, sudah menjadi tujuannya. Sosok female edisi hari ini mengangkat sepak terjang mantan Kepala Puskesmas Pontap, Hj Harmawati, SKM M.Kes, yang kini menduduki jabatan baru sebagai Kabid TU di RSUD dr Palemmai Tandi.

Ditemui di ruang kerja barunya di RSUD dr Palemmai Tandi, sebagai Kepala Bagian Tata Usaha, ia mengungkapkan sejumlah keberhasilan yang diukir selama memimpin Puskesmas Pontap.

Beranjak dari perjalanan karirnya yang pernah sebagai tenaga sukarela, honorer di puskesmas, hingga bisa menjadi CPNS, membuat dirinya merasa bersyukur. Lantaran, ia merasa diberi kesempatan berbuat untuk masyarakat dengan jabatan tersebut.

Pertama kali terangkat sebagai CPNS tahun 2007, lalu, ia ditempatkan di Puskesmas Wara. Di sana, lebih 8 tahun ia mengabdi sebagai tenaga fungsional. Barulah pada 2012, lalu, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sendana sampai tahun 2014, dan di tahun yang sama ia digeser sebagai Kepala Puskesmas Pontap, Wara Timur.
Selama 5 tahun di PKM Pontap, Hj Harmawati berhasil menorehkan banyak prestasi dan inovasi.

Diantaranya, membawa PKM Pontap sebagai Juara 2 Kebersihan Lingkungan tingkat puskesmas se-Kota Palopo. Lalu, pernah sebagai Juara 1 Tenaga Kesehatan Teladan Program Kesling se-Kota Palopo, dan mendapat penghargaan dari mantan Wali Kota HPA Tendiadjeng, dan terakhir membawa PKM Pontap mendapat akreditasi Madya.

Selain prestasi di atas, ia juga berhasil menciptakan sejumlah inovasi yang hingga kini terus digalakkan di masyarakat di wilayah kerja PKM Pontap.
“Maklum daerah kami ini kebanyakan pesisir, padat penduduk, endemik terhadap beberapa penyakit, seperti DBD, darah tinggi. Jadi itu salah satu tantangan kami juga,” ujarnya, Kamis 25 Juli 2019, lalu.

Beberapa inovasi yang diciptakan untuk mengeliminasi penyakit di atas, yakni, K’nali (Ke sorga kampung nelayan peduli kesehatan olah raga). “Dengan program ini masyarakat membiasakan untuk berolah raga setiap hari.

Selanjutnya, ada Pemanis DHT (peduli kencing manis dan hipertensi). “Sebagaimana diketahui hipertensi sangat tinggi di sana. Tetapi dengan inovasi ini bisa diturunkan dengan melibatkan kerjasama BPJS Kesehatan (prolanis),” sebutnya.

Selain itu, ada inovasi Taman Surga (taman sayur keluarga). “Inovasi ini dibuat agar masyarakat membiasakan makan sayur dan buah, serta memanfaatkan pekarangan sebagai tempat menanam, juga memanfaatkan barang bekas sebagai media menanam,” ungkapnya.

Terakhir, ada inovasi hipno building, yang tujuannya menurunkan angka kematian ibu dan bayi saat lahiran. “Dengan metode ini rasa sakit ibu saat melahirkan bisa berkurang. Jadi seperti di hipnotis. Hal ini juga untuk mencegah stunting pada bayi,” jelasnya.

Ia melanjutkan, semua kegiatan inovasi di atas melibatkan banyak pihak. Bahkan bersama TP PKK Kota Palopo. “Jadi kita ada MoU dengan TP PKK Palopo, dengan tujuan TP PKK Palopo ikut memperhatikan masyarakat, utamanya ibu hamil dengan adanya hipno building ini,” katanya.

Selain itu, PKM Pontap juga telah melakukan MoU dengan 14 sekolah dasar di wilayah kerja, MoU terkait posbindu. “Jadi setiap tahun guru sekolah ini kita periksakan juga kesehatannya. Jangan sampai ada penyakit menular yang diderita, dan menularkan ke siswanya. Ini sesuai arahan Wali Kota HM Judas Amir untuk mengecek kesehatan tenaga pendidik,” katanya.

Saat ini dengan jabatan baru sebagai Kepala Bagian Tata Usaha di RSUD dr Palemmai Tandi, ia membawahi dua seksi. Yakni, Kasub Kepegawaian Administrasi Umum, dan Kasub Kepegawaian Keuangan. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top