FEMALE

Target Raih Gelar Doktor

Sulastryani, SH, MH
Ketua Prodi Ilmu Hukum Unanda

Bergelut di bidang hukum haruslah pandai-pandai berpikir keras. Menganalisa setiap perkataan yang kemudian dicarikan dasar hukumnya di dalam UU atau peraturan turunan lainnya. Kemudian disampaikan di dalam perkuliahan ke mahasiswa.

Inilah yang dilakukan sosok female edisi hari ini. Namanya, Sulastryani, SH, MH. Masih muda, cerdas, dan energik orangnya. Diusia yang baru terbilang muda, ia sudah membuktikan kalau perempuan “bisa tonji”. Dengan dipercaya Rektor Universitas Andi Djemma Palopo (Unanda), Dr Marsus Suti M.Kes, sebagai Ketua Jurusan Hukum Fakultas Hukum Unanda.

Iapun menceritakan awal mula karirnya tertarik sebagai dosen lantaran kecintaannya dengan hukum. Ia mengawalinya, selepas lulus dari pasca sarjana Universitas Andi Djemma tahun 2014, lalu, dengan meraih gelar Magister Hukum (MH). Ia tak lantas berputus asa karena belum mendapat pekerjaa. Iapun mencoba bekerja sebagai dosen luar biasa di Unanda.

Selama dua semester (1 tahun) menjadi dosen LB, ia kemudian mengikuti tes penerimaan dosen tetap di kampus dengan warna almamater krem ini. Akhirnya ia dinyatakan lulus sebagai dosen tetap di Yayasan To Ciung, dan ditempatkan di Fakultas Hukum Unanda.
Selama dua semester menjadi dosen tetap, dengan pertimbangan atasan, ia dipercaya memegang amanah sebagai Ketua Program Studi (prodi) Ilmu Hukum Unanda.

“Saya bersyukur bisa dipercayakan sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum di FH Unanda. Awalnya saya ragu karena pada saat itu saya salah satu dosen junior yang baru menjadi dosen tetap selama dua semeter (1 tahun akademik). Namun berkat dorongan kedua orang tua saya, dan sahabat saya Jibria Ratna Yasir, S.E., M.Si yang juga adalah dosen Ekonomi di Unanda, pada saat itu akhirnya saya menerimah jabatan tersebut,” ujar Lastry, sapaan akrab dari anak Purn. IPDA Majid Kuruda, SH dan Reskinah, S.Ag, Jumat, kemarin.
Ia melanjutkan, setelah menjadi Ketua Prodi Ilmu Hukum, hal pertama yang menjadi targetnya adalah perubahan akreditasi program studi Ilmu Hukum dari C menjadi B.

“Alhamdulillah berkat usaha, dan kerja keras, serta bantuan kerja sama dari semua pihak (dosen, staff, mahasiswa, dan alumni), tepat tanggal 27 Desember 2017, lalu, Prodi Ilmu Hukum Unanda berhasil berubah status menjadi “B”. Ini menjadi suatu pencapaian yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia lalu bercerita tentang tantangan yang dihadapi menjadi Ketua Program Studi. Dikatakannya, ini bukanlah hal yang mudah, pekerjaan mengakomodir proses akademik di tingkat fakultas mulai dari administrasi sampai proses pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar, hingga evaluasi.

“Tantang terberat adalah menghadapi dosen, dan mahasiswa dengan berbagai karakter. Terkadang saya dibuat bingung menghadapi dosen-dosen saya, apalagi boleh dikata di FH Unanda banyak dosen senior. Belum lagi menghadapi mahasiswa dengan pelbagai karakter. Tapi, alhamdulillah semua bisa dilewati dengan baik tanpa ada yang tersakiti,” sebutnya. Kesemuanya ini, sambungnya, juga berkat pengakderan di HMI. “Kalau bukan karena HMI, saya tidak akan menjadi seperti ini. Saya pernah menjabat sebagai Ketua Kohati Cabang Palopo, dan pernah menjadi Kabid Eksternal Kohati BADKO Sulselbar,” terangnya.

Adapun cita-cita terbesar Lastry saat ini adalah melanjutkan studi S3 (doktor). “Insyaa allah, tahun depan 2020 semoga tercapai. Aamiin,” pungasnya.(idr)

Data Diri :

Nama : Sulastryani, SH, MH
TTL : Raha (Sultra), 11 Mei 1989
Ayah : Purn. IPDA Majid Kuruda, SH
Ibu : Reskinah, S.Ag
Adik : Brigpol Sudarmaji, SH
Kakak : Sri Eka Susanti, S.Kep, Ners
Pendidikan : S1 (STIH Damarica Palopo Tahun 2011)
S2 (Pasca Sarjana Unhas dengan Gelar Magister Hukum Tahun 2014)



Click to comment

Most Popular

To Top