Toraja

Maling Bobol Brankas Sejumlah Dinas

* Bawa Kabur Lebih Rp100 Juta

MAKALE — Kompleks perkantoran di areal kantor Bupati Tana Toraja tidak aman. Meski sudah dijaga oleh piket dari satpol PP, tapi, sejumlah brankas digondol maling. Pada Senin dini hari, 12 Agustus 2019, empat kantor dinas di lantai II Komplek Kantor Bupati Tana Toraja dibobol orang tak di kenal.
Yakni, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dinas Kebudayaan Tana Toraja, BPML, dan kantor Lingkungan Hidup Daerah (LHD).

“Ya, tadi subuh ada beberapa dinas yang letaknya berdekatan di lantai dua yang diduga dimasuki maling,” demikian ungkap Kabag Humas dan Protokoler Setda Tana Toraja, Yohanis Kamben.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Tana Toraja, Eric Cristal Ranteallo yang dikonfirmasi via selulernya membenarkan kantornya dimasuki orang tidak dikenal tadi subuh, dan brankas dispora yang berisi uang tunai Rp100 juta yang lebih awal dibawa kabur maling. Bahkan, laci meja kerjanya ikut dibobol, dan uang chas yang ada dilacinya Rp2,3 juta ikut raib.

“Kantor Dinas Kebudayaan yang berdekatan dengan kami juga dimasuki, selain itu juga kantor BPML, dan dinas Lingkungan Hidup Daerah,” beber Cristal.

Hal itu juga dibenarkan Kadis Dinas Kebudayaan Tana Toraja, Bonifasius P yang juga dikonfirmasi via selulernya membenarkan, bahwa kantornya juga kebobolan dan kehilangan 2 unit laptop.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Jon Pairunan yang dikonfirmasi via selulernya membenarkan adanya laporan dari dinas Pemuda dan Olaraga terkait adanya pembobolan kantornya.

Lebih lanjut dijelaskan Jon bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan saat ini masih dalam proses.
“Selain uang chas sebanyak kurang lebih Rp100 juta juga ikut raib Laptop, kamera, dan brankasnya yang rusak,” kata Jhon.

Sementara itu, Kasatpol PP Tator, Pius Bongi, mengakui bahwa memang fasilitas CCTV milik Pemkab tersebut sudah lama tak berfungsi dan saat kejadian ada empat orang tenaga piket dari Satpol PP yang jadi petugas piket. (mg2/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top