Ragam

KPPN Palopo Berikan Piagam Penghargaan

* Berupa Kartu Lontara Tanpa Antrean untuk Satker IKPA Terbaik

PALOPO — KPPN Palopo mengadakan acara Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I dan Langkah-Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran Semester II Tahun 2019 dengan mengundang KPA satker pada wilayah kerjanya.

Acara tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan guna mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran satker se-Luwu Raya yang menjadi mitra kerja KPPN Palopo.

Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.05/2018 “Menteri Keuangan selaku BUN dan Menteri/Pimpinan Lembaga selaku PA melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga untuk menjamin efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi penggunaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi pelaksanaan anggaran”.

Di dalam acara tersebut, Kepala KPPN Palopo, Yohanis Mendila, menyampaikan sambutannya, “KPPN Palopo berkomitmen mengawal APBN dengan terus berinovasi dengan memberikan pelayanan prima secara gratis/tanpa biaya dalam bentuk apapun, akurat, tepat waktu, dan optimal dengan semboyan “Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga” yang artinya memanusiakan sesama, saling memuliakan dan saling mengingatkan dalam bingkai kearifan lokal di Tana Luwu yang bermula dari 3 (tiga) akar nilai luhur yaitu Adele (adil), Lempu Alempureng (lurus/kejujuran), dan Tongeng (kebenaran/harga diri).

Sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian target nilai IKPA terbaik bagi satker mitra kerjanya, KPPN Palopo memberikan piagam penghargaan dan Kartu LONTARA Satker Tanpa Antrean kepada 6 (enam) satker mitra kerja KPPN Palopo dengan nilai IKPA terbaik, yakni, Kategori Pagu di atas Rp10 miliar, diraih Polres Luwu Utara dengan nilai IKPA 99.13, lalu, Polres Palopo dengan nilai IKPA 98.83, KPU Luwu Utara dengan nilai IKPA 98.48.

Lalu ada Kategori Pagu sampai dengan Rp10 miliar, yakni, KPPBC Malili dengan nilai IKPA 99.69, BNN Kota Palopo dengan nilai IKPA 99.25, dan KPPN Palopo dengan nilai IKPA 98.24.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Indikator Kualitas Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang disampaikan oleh Gunawan, Kepala Seksi Pencairan Dana. “Nilai IKPA terbagi menjadi 12 (dua belas) indicator yaitu Revisi DIPA, Halaman III DIPA, Pagu Minus, Retur SP2D, Realisasi Anggaran, Penyelesaian Tagihan, Pengelolaan UP/TUP, Rekonsiliasi LPJ Bendahara, Data Kontrak, Dispensasi SPM, Kesalahan SPM dan Rencana Penarikan Dana Satker. Kedua belas indicator tersebut saling berkaitan satu sama lain, sehingga jika menginginkan nilai IKPA yang tinggi maka masing-masing indicator juga harus tinggi nilainya” kata Gunawan.

Selanjutnya, langkah-langkah strategis yang harus diupayakan oleh satker mitra kerja KPPN Palopo untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran antara lain dengan melakukan penyesuaian terhadap perencanaan dengan pelaksanaan anggaran, menyusun dan menetapkan dokumen pendukung pelaksanaan anggaran, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi pelaksanaan anggaran, meningkatkan efektifitas pelaksanaan kegiatan, mendorong efisiensi pelaksanaan kegiatan, meningkatkan ketertiban penyampaian data supplier dan data kontrak, memastikan penyaluran dana bansos dan bantuan pemerintah tepat waktu dan tepat sasaran.

“Diharapkan acara rakor ini dapat membangun sinergi yang kokoh untuk meningkatkan kualitas kinerja pelaksanaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel demi kemakmuran masyarakat khususnya masyarakat Luwu Raya,” ucap Yohanis Mendila dalam sambutannya.(rls/idr)



Click to comment

Most Popular

To Top