Metro

Produksi Jagung Bisa Capai 14,4 Ton per Hektar

*Burhan Nurdin: Dinas Pertanian Harus Pro Aktif

TOBULUNG — Wali Kota Palopo yang diwakili Asisten I, Drs Burhan Nurdin, M.Si bersama Dinas Pertanian melakukan panen perdana jagung di Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara, Selasa 13 Agustus 2019.

Melihat hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo mengungkap potensi produksi jagung. Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Dispertanakbun) Kota Palopo, Andi Bachtiar mengatakan, pengembangan jagung di Kota Palopo sangat potensial untuk dikembangkan hingga berproduksi secara terus menerus.

Sejumlah program bisa lahir dari sana dan memberikan dorongan kepada petani untuk meningkatkan produksinya. Pasalnya, melihat luasan pertanian ia menyebutkan Kota Palopo bisa memproduksi 14,4 ton per hektar dan 9,9 ton kering setelah dipipil.

“Lahan kita ini cukup potensial, 14,4 ton per hektar bisa diproduksi sekali panen, itu kotornya. Dan saat ini kita panen 9,9 ton kering telah dihasilkan per hektarnya. Ke depannya bersama dengan penyuluh terkait pengembangan itu bisa diwujudkan,” ungkap Andi Bachtiar saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Wakapolres, Kompol Woro Susilo pada kesempatan itu mengharapkan agar para petani tetap konsisten menanam jagung. Namun tetap perlu dilakukan optimalisasi lahan untuk meningkatkan kuantitas serta kualitas produksi petani yang beriringan dengan tingkat kesejahteraannya.

“Ketika ada kemauan untuk bertani, jangan berpikir lahan besar dulu tapi optimalkan lahan yang ada dengan baik,” ungkap Wakapolres kepada para petani.

Ia melanjutkan, setelah ada kemauan bagaimana memanfaatkan, optimalkan lahan yang ada, selanjutnya adalah konsistensi. Woro mengatakan untuk tanaman jagung ini, tidak perlu lagi eksperimen, karena sudah ada hasilnya. Hanya saja konsistensi diperlukan, jangan sampai beralih pada tanaman lain, padahal tidak cocok.

Sementara itu, Asisten I, Drs H Burhan Nurdin, M.Si juga menyampaikan Jagung memang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Kota Palopo. Karena itu,

Burhan Nurdin meminta Dispertanakbun agar proaktif bersama para penyuluh mengajak masyarakat memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya dengan jenis-jenis bahan pangan yang bisa mendukung ketahanan pangan, termasuk jagung tersebut.

Panen perdana ini dihadiri jajaran Dispertanakbun Kota Palopo, Camat Bara Irwanto Napeng, para penyuluh, dan lurah se Kecamatan Bara, serta petani di Kelurahan Tobulung.(ald/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top