Kriminal

Berkat Remisi, 14 Napi Bebas

*Lapas Over Kapasitas, Tampung 810 Warga Binaan

PALOPO — Dari 507 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palopo yang mendapat remisi kemerdekaan, 14 diantaranya dinyatakan menghirup udara bebas. Demikian dikatakan Kalapas Palopo, Drs Indra Sofyan SH, Jumat 16 Agustus 2019 lalu.

Menurutnya, bahwa pemberian remisi bervariasi, tergantung dari sikap dan perilaku warga binaan selama menjalani hukumannnya. “Sebenarnya kami mengusulkan 661 warga binaan untuk mendapatkan remisi dari Kemenkumham. Namun yang disetujui 507 orang.
Akan tetapi masih ada tambahan yang nantinya disetujui,” kata Indra Sofyan.

Dari 507 napi yang menerima remisi, 353 diantaranya kasus narkoba serta ada napi kasus korupsi yang berhak atas remisi karena sudah mengembalikan kerugian negara. Sedangkan yang belum bisa mengembalikan tidak diberikan remisi di HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019 ini. Napi korupsi yang dimaksud yakni Drs Nurling (53) yang divonis 2 tahun penjara subsider 3 bulan dan Ir Agus (52) divonis 2 tahun 6 bulan penjara.

Sementara itu, besaran remisi yang diterima setiap napi berbeda, mulai dari 1 hingga 6 bulan dengan syarat narapidana berperilaku, dan mengikuti pembinaan dengan baik. Dan untuk kapasitas Lapas Palopo sebanyak 395 orang. Namun jumlah penghuni Lapas saat ini sudah mencapai 810 orang. Kebanyakan dari mereka terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. “Saat ini Lapas Palopo masih over kapasitas,” pungkasnya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top