FEMALE

Perempuan tak Hanya Jadi Pelengkap

Heryanti Harun
Anggota DPRD Lutim Fraksi Golkar

Heryanti Harun, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).
Kehadirannya di DPRD Luwu Timur memberi warna baru. Periode sebelumnya, parlemen Bumi Batara Guru hanya diisi satu legislator perempuan. Kini, dengan dilantiknya Heryanti yang juga pengusaha SPBU ini sebagai wakil rakyat, maka kursi DPRD Luwu Timur sudah diisi dua perempuan.

Dengan daerah pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Wotu dan Burau, Kab. Luwu Timur, baru kali ini ada seorang perempuan yang dipercayakan masuk ke parlemen.
Heryanti Harun sendiri merupakan politisi Golkar yang bergabung di partai berlambang Pohon beringin ini sejak tahun 2007, silam. Partai Golkar memang menjadi partai pertamanya sejak memutuskan untuk terjun ke politik. Di bawah nakhoda Ir. H Muh. Thorig Husler sebagai Ketua DPD Golkar Luwu Timur, Heryanti Harun dipercayakan sebagai bendahara Partai Golkar Lutim.
Kapasitas yang tidak diragukan dan loyalitas terhadap Partai Golkar, membuat Ketua DPD Golkar bersama jajaran pengurus mendorong Heryanti Harun untuk ikut bertarung di Pileg 2019. Hasilnya, ia berhasil meraih satu kursi dan menjadi peraih suara terbanyak di Partai Golkar untuk dapil II Wotu-Burau.
Lantas, apa yang akan dilakukan Heryanti Harun setelah resmi dilantik sebagai Wakil Rakyat? Kepada Palopo Pos, Ibu dari tiga anak, kelahiran Makassar, 18 Juni 1970 ini mengaku ingin berbuat banyak di parlemen.
Baginya, DPRD merupakan lembaga yang harus terus diperkuat, karena merupakan lembaga representasi perwakilan rakyat. Di DPRD Luwu Timur, masih banyak hal yang harus dibenahi. Khususnya dalam hal keberpihakan, pengawalan pada kebijakan-kebijakan pembangunan yang selama ini digagas oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur.
”Saya harus memastikan, bahwa setiap program yang digagas pemerintah Kabupaten Luwu Timur benar-benar bermanfaat untuk rakyat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPRD secara kelembagaan,” katanya.
Ia mengatakan, banyak kalangan yang pesimis dengan kehadiran perempuan di DPRD. Ada yang menganggap hanya sekadar melengkapi kuota dan ada juga yang menganggap aji mumpung. Padahal bagi Heryanti Harun, keterlibatan perempuan di ruang publik apalagi sekelas DPRD, tidak boleh dipandang sebelah mata.
”Perempuan tidak boleh hadir hanya sebagai pelengkap saja. Perempuan harus mengambil peran maksimal dalam rangka berkontribusi terhadap pembangunan Daerah. Sebelum menjadi Caleg, tentu kita harus punya gagasan soal apa yang akan kita lakukan jika dipercayakan menjadi wakil rakyat,” kata Heryanti.
Pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab eksekutif saja. Legislatif menurut istri Ahmad Taufik ini, harus terlibat aktif mengawal setiap tahap proses pembangunan sesuai tugas dan fungsi seorang wakil rakyat.
”Budgeting, controling, dan legislation adalah tugas inti selain tugas-tugas lain. Olehnya itu, kita harus mengawal proses pembangunan dimulai dari menghadirkan regulasi yang bermanfaat, penganggaran, dan pengawasan secara menyeluruh,” tandasnya.
Sebagai wakil rakyat, hal yang tak boleh dilupakannya, adalah memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Melalui tiga fungsi yang melekat pada legislator, ia akan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
”Selain itu, ada banyak ruang yang diberikan kepada Anggota DPRD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Melalui proses reses saya akan menyerap aspirasi masyarakat untuk segala hal. Aspirasi yang disampaikan masyarakat, kemudian akan kita kaji, jika rasional, tidak melanggar konstitusi dan benar bermanfaat bagi orang banyak, maka kita akan perjuangkan agar aspirasi itu dapat diakomodir,” urainya.
Ia juga berjanji akan menyediakan Rumah Aspirasi di wilayahnya, yang berfungsi sebagai pusat koordinasi masyarakat dan ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat. Juga akan memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Luwu Timur untuk mendorong program pembangunan melalui musrenbang dan reses, nantinya. (ald/idr)

Data Diri

Nama : Heryanti Harun
TTL : Makassar, 18 Juni 1970
Pekerjaan : Anggota DPRD Luwu Timur
Alamat Rumah : Jl. Sam Ratulangi, Dusun Kau, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur
Agama : Islam
Dapil : II (Kecamatan Wotu dan Burau)
Suami : A. Ahmad Taufik
Anak : 3 Orang (1 Putra 2 Putri)
Jumlah Suara : 2.290 Suara Hasil Pileg 2019

Click to comment

Most Popular

To Top