Ekonomi

Kain Tenun Rongkong, Harga Rp500 Ribu hingga Rp5 Juta

PALOPO— Kain Tenun Rongkong kian digemari. Itu karena motif yang khas, beda dari lainnya. Kualitasnya asli hasil kerajinan tangan masyarakat Rongkong. Soal harga, sudah sepadan dengan kualitas dan keunikannya, mulai Rp500 ribu hingga Rp5 juta.

”Harga tersebut bergantung dari ukuran dan motifnya,” kata Neni, pemilik Stand Kain Tenun Rongkong di ajang Expo FKN ke-13 2019, kawasan Gedung Saodenrae Convention Centre (SCC), Selasa, 10 September 2019.

Menurut Neni, kain tenun yang dipasarkan merupakan motif Rongkong asli. Nilainya cukup istimewa karena motifnya sarat dengan nilai filosofis budaya yang ada. Sejak dipamerkan, selendang yang banyak dibeli oleh pengunjung baik peserta FKN dari berbagai daerah maupun masyarakat lokal. “Kami baru dua hari, sudah ada beberapa yang laku. Yang banyak di beli itu selendang,” sebutnya.

Ia memasarkan kain tenun rongkong dengan beragam motif. Sekadar diketahui motif tenun rongkong ada enam yakni motif Ulu Karua, motif Sekong Sirenden Sipomandi, motif Lampa-Lampa, motif Rundun Lolo, motif Pori Lonjong dan motif Pori Situtu. Selain helai kain, Neni juga menjual baju dari buah tangan masyarakat Rongkong.

Selain, kain tenun Rongkong beberapa kerajinan tangan hasil dari karya komunitas ini juga turut dipasarkan. Seperti misalnya gelas yang terbuat dari bambu dengan beraneka ragam bentuk. Atau merchindise khusus Festival Keraton Nusantara ke-13 dalam bentuk baju. Para pedagang mematok harga cukup bervariatif. Misalnya, baju dengan tulisan Festival Keraton Nusantara dijual mulai dari harga Rp100 hingga Rp130 ribu per lembar. (ald/ikh)

Click to comment
To Top