Kriminal

Ops Patuh, Jaring 317 Pelanggar

*Didominasi tidak Pakai Helm dan Surat

PALOPO — Operasi Patuh 2019 yang digelar Sat Lantas Polres Palopo akan berakhir, 11 September 2019, hari ini. Selama operasi berlangsung tercatat 317 kendaraan roda dua dan roda empat terjaring.

Kasat Lantas Polres Palopo, Iptu Ramli mengatakan, selama FKN 2019 berlangsung operasi patuh terpending karena Sat Lantas fokus melaksanakan pengaturan lalulintas guna menyukseskan serangkaian kegiatan nusantara tersebut. “Selama FKN digelar Sat Lantas tidak melakukan operasi patuh. Ini perintah Polda Sulsel untuk fokus dalam pengaturan lalulintas di sejumlah titik kegiatan FKN,” ujar penganti AKP Abdul Rahman ini, Selasa 10 September 2019 kemarin.

Disinggung rincian pelanggaran, mantan Kapolsek Dua Pitue, Kabupaten Sidrap ini mengatakan belum mengetahui pasti. Namun jumlah keseluruhan pelanggaran berjumlah 317 yang kena tilang. Pelanggaran didominasi pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm dan kelengkapan dokumen kendaraan. Selebihnya pelanggaran kendaraan roda empat. “Untuk sementara seperti itu datanya. Sebab hari Jumat lalu, setelah sertijab saya langsung ke lapangan melakukan pengaturan persiapan penjemputan tamu FKN,” katanya.

Ditambahkannya, penggunaan helm sebenarnya berguna untuk mengurangi resiko buruk cidera pada kepala. Oleh karenanya, dia berharap masyarakat belajar dari kasus kecelakaan yang selama ini terjadi.
Operasi itu dilakukan di beberapa titik. Mulai dari Jalan DR Ratulangi, Ahmad Razak, poros Binturu, dan seputaran Pasar Niaga Palopo (PNP).

“Mengingat Operasi Patuh Intan berlangsung hingga 11 September 2019. Maka masyarakat diminta kesadarannnya dalam berlalu lintas. “Saya mengimbau, masyarakat tertib dalam hal surat-surat kendaraan. Setiap pengendara wajib mengantongi surat izin mengemudi (SIM),” pungkasnya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top