Utama

Korban Kerusuhan, Warga Lutim Tewas di Wamena

PALOPO — Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, Senin 23 September 2019, menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. Tercatat dari data Polda Papua sebanyak 27 orang tewas. Salah satunya dari warga Luwu Timur, atas nama Rizal Tagambe.

Hal itu dibenarkan Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya Papua, Isra Lian kepada Palopo Pos, tadi malam. Isra menjelaskan, kalau ada satu warga asal Mangkutana, Luwu Timur yang turut menjadi korban saat kerusuhan. “Ia benar ada warga kita yang jadi korban dibakar. Ia di sini (Wamena,red) ikut sebagai pekerja,” katanya.

Dari penelusuran Palopo Pos, Rizal Tagambe berasal dari Luwu Timur, Kecamatan Mangkutana, Desa Kasintuwu, Dusun Mabungka.  Anak dari pasangan Yones Tagambe dan Lisbet itu diketahui bekerja sebagai buruh angkat kayu, sejak tahun 2018 di Wamena, Papua.

Menurut (Lewing) salah satu kerabat korban, saat kejadian korban bersama teman-temannya beristirahat di base camp, tiba-tiba datang sekelompok warga membabi buta membantai hingga membakar base camp tempat mereka istrahat.

Lanjut Isra, hingga kini situasi di Wamena sudah kondusif. Tiap sudut kota sudah dijaga oleh aparat keamanan. Terpisah, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mulai mengidentifikasi pemyebab kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua kemarin, Senin (23/9).

Data awal mengarah pada dugaan adanya berita bohong atau hoaks yang tersebar di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tito menjelaskan, isu yang beredar di kalangan siswa bahwa ada seorang guru yang menyebut anak didiknya dengan sebutan kera (monyet). Namun, setelah didalami, guru tersebut sebetulnya mengucapkan kata keras.

“Terdengar, oleh murid ini kera. Sehingga dikatakan ke temannya bahwa dikatakan monyet. Padahal yang dikatakan ‘jangan bicara keras’. Hanya saja mungkin tonenya, dan (huruf) S nya terdengar lemah,” tambahnya.

Isu tersebut kemudian tersebar dengan cepat. Narasi yang dibangun yakni seorang guru bersikap rasis kepada anak didiknya. Kejadian ini kemudian berujung pada aksi demonstrasi para siswa di depan kantor Bupati Wamena. (idr)



Click to comment

Most Popular

To Top