Kriminal

Update Status “Saya Bunuh Ko”

*Yang Aploud Ditangkap Polisi

PALOPO — Sebaiknya hati-hati bila menulis status atau komentar di situs jejaring sosial Facebook (FB). Bila sampai menyinggung orang lain, bisa fatal akibatnya. Bisa jadi yang disinggung keberatan dan melapor ke polisi.

Di Kota Palopo, kasus gara-gara menulis komentar atau status di FB kini berbuntut panjang.
Itu karena yang menghujat, mencaci maki kemudian mengancam ingin membunuh kini berurusan dengan hukum. Pemuda yang pasang status akhirnya dijebloskan ke dalam sel.

Adalah pemuda Arhang (23), warga Dusun Seba-seba Barat, Kecamatan Walenrang Timur (Waltim). Diduga Arhang mengancam seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Dian Aprliyani (29) asal Kelurahan Peta, Kecamatan Cendana, Kota Palopo.

Pemuda yang berpekerjaan sebagai petani rumput laut itu, dijemput petugas di rumah neneknya, saat sedang tidur di kamar, Selasa, 1 Oktober 2019 kemarin.
Korban melaporkan Arhang yang mengaploud status dengan nada pengancaman. “Saya Bunuh Ko” melalui akun FB.
Sebelumnya antara pelaku dan korban tidak pernah terjadi masalah.
Merasa terancam, korban langsung mendatangi Polsek Telluwanua, Kota Palopo, kemudian mengadukan Arhang ke polisi.

“Ketika saya di Polsek Telluwanua, kami akan difasilitasi untuk didamaikan. Karena TKP masuk wilayah Luwu (Walmas) makanya kita diarahkan ke Polsek Walenrang,” kata Dian Apriliyani.

Sekira pukul, 15.00 Wita, anggota Polsek Walenrang, dipimpin Aipda Andi Hamsiar, didampingi, Aiptu Boby, langsung menangkap pelaku yang sedang tertidur pulas di kamar tengah rumah neneknya. “Sebelumnya korban datang melapor kita terima laporannya setelah itu dilakukan penangkapan,” terang Andi Hamsiar.

Sebelum dibekuk, tambah Andi Hamsiar, pihaknya melakukan koordinasi dengan Kades Seba-seba dan Pak Dusun,” tegasnya. (ded/him)



Click to comment

Most Popular

To Top