Advetorial

Legislator Ramai-ramai Jaminkan SK di Bank

PALOPO— Sejumlah anggota DPRD Palopo periode 2019-2024, ramai-ramai menjaminkan SK-nya untuk ambil kredit di bank. Salah satunya adalah Muhammad Mahdi, legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mahdi yang dikonfirmasi Palopo Pos, Kamis, 3 Oktober 2019 kemarin, membenarkan kalau ia ambil kredit bank dengan jaminan SK anggota dewan. Nilai pengajuannya mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau permohonan saya untuk pembelian lahan. Hitung-hitung untuk investasi,” kata Mahdi yang sebelumnya memang berprofesi sebagai pengusaha.

Sementara Ketua Sementara Ketua DPRD Palopo, Drs Baharman Supri MM yang dikonfirmasi secara terpisah, mengaku belum bahkan tidak berpikir untuk ambil kredit. Karena usahanya sudah berjalan normal.

Namun saat menjabat anggota DPRD Palopo periode 2004-2009, ia mengambil kredit bank dengan jaminan SK anggota dewan. Uang kredit tersebut dipakai beli lahan untuk investasi lokasi bisnis. Ketika tidak duduk lagi sebagai anggota dewan, lahan tersebut langsung digunakan untuk berbisnis bahan bangunan.

”Jadi kalau ada anggota dewan ambil kredit dengan jaminan SK, sah saja. Tidak ada yang dilanggar. Dan kalau digunakan untuk investasi, bagus. Apalagi jaman sekarang legitimasi politik atau politisi yang berorientasi kekuasaan itu sebaiknya miliaders. Karena faktanya banyak orang cerdas sulit terpilih,” katanya.

Sementara Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Utama Palopo, Ruslan yang dikonfirmasi, no comment. Katanya, itu privasi orang.

Sekretaris DPRD Palopo, Amirullah mengaku adanya beberapa anggota DPRD Palopo mengajukan permohonan kredit di bank. Nilai setiap pengajuan itu pula bervariasi. Hanya saja pihaknya enggan menyebutkan secara rinci nilai dari permohonan itu termasuk jumlah anggota DPRD yang mengajukan.

“Saya kurang tahu persis jumlah anggota yang mengajukan. Begitu pula jumlah nilainya meskipun beberapa saya menandatangani permohonan mereka. Sepertinya ada puluhan anggota,” katanya di ruang kerjanya, siang kemarin.

Ia menambahkan, terkait pengajuan permohonan kredit di bank bagi setiap anggota DPRD, bukanlah hal yang baru. Bahkan periode sebelumnya, hampir semua dari 25 anggota DPRD Palopo melakukan pergajuan kredit dengan jaminan SK mereka. “Nilai pengajuannya berbeda, Rp100 juta hingga Rp300 juta, termasuk tujuan penggunaanya pun berbeda,” katanya. (rul-ald/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top