Luwu

Aleg DPRD Bantu Santri Berprestasi Ikut Porsadin

BELOPA-Jika tidak ada aral melintang, tanggal 23 hingga 27 Oktober 2019 mendatang akan dilaksanakan Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (Porsadin) IV tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung. Dua orang santri asal kabupaten Luwu akan mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat kontingen Propinsi Sulawesi Selatan.

Kedua santri tersebut Muhammad Imran Zulkarnain dan De Syahtir Al-Manan. Keduanya adalah santri pondok pesantren Al-Zakiyah Malela. Keduanya masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah.

“Kontingen Provinsi Sulsel yang berlaga diajang Porsadin IV tingkat nasional ada 16 orang. Dua orang diantaranya dari kabupaten Luwu yaitu, Muhammad Imran Zulkarnain yang akan turun di cabang Tilawatil Qur’an dan De Syahtir Al-Manan yang akan turun ducabang Puisi Islam, ” ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zakiyah Malela, Drs Pahruddin M.Pd, Selasa, siang kemarin.

Pahruddin mengatakan, kedua santrinya tersebut akan mengikuti Porsadin IV tingkat nasional memperkuat kontingen Propinsi Sulsel, setelah sebelumnya berhasiul meraih juara pada tingkat Propinsi Sulsel.

“Anak kami Imran Zulkarnain dan De Syahtir Al Manan ini berhasil meraih juara I diajang serupa tingkat priopinsi Sulsel yang dilaksanakan di MAN 2 Makassar awal September lalu,” kata Pahruddin.

Hanya saja, lanjut Pahruddin, rencana keberangkatan anak santrinya tersebut terkendala oleh biaya transportasi dan akomodasi, lantaran biaya operasional kegiatan ini ternyata tidak dianggarkan dalam DIPA atau APBN tahun ini, sehingga sangat mengharapkan uluran dari pihak Pemerintah kabupaten Luwu maupun para dermawan.

“Saat ini kami memang terkendala biaya transportasi dan akomodasi untuk memberangkatkan anak-anak kami ini. Kami sudah mengajukan proposal ke Pemkab Luwu, tetapi katanya tidak ada alokasi anggaran untuk dibantu. Sehingga kami diarahkan ke anggota DPRD Luwu. Alhamdulillah ketua dan beberapa anggota DPRD yang saat ini sibuk persiapan untuk pelantikan unsur pimpinan dapat membantu anak-anak kami meskipun secara swadaya,” kata Pahruddin.

Untuk diketahui, salah satu upaya meningkatkan eksistensi Madrasah Diniyah adalah dengan membangun sinergi kelembagaan Madrasah antar Madrasah Diniyah melalui pengembangan potensi santri. Pengembangan tersebut di aktualisasikan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT). Dibeberapa daerah, seperti di Labuhan Batu Sumatera, Pemerintah daerah setempat peduli melalui dinas Pendidikan dan Olahraga dengan memfasiulitasi keberangkatan mereka.

“Alhamdulillah kami sudah edarkan list untuk membantu anak-anak kita ini. Kami juga mendoakan para peserta yang mewakili Propinsi Sulsel ini bisa meraih sukses dan bisa membawa nama baik daerah, ” kata ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali. (and/rul)

Click to comment

Most Popular

To Top