Utama

Ribuan ASN Tator Diperiksa Tipikor Polda

* Terkait Dugaan Korupsi Pakaian Olah Raga

MAKALE — Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten Tana Toraja diperiksa Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Satu per satu ASN ditanya oleh tim Tipikor, Selasa 8 Oktober 2019, kemarin, di ruang Pola Kantor Bupati Tator.

Ditreskrimsus Polda Sulsel ini memeriksa ratusan Aparat Sipil Negara (ASN) di 26 dinas Pemkab Tana Toraja. Mulai dari pegawai Sekretariat Daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, dan seterusnya.

Saat diperiksa para pegawai diminta membawa serta barang bawaan yang sudah dibungkus. Ketika dikorek informasi apa isinya, ternyata berupa pakaian olah raga, terdiri dari baju, celana training, dan sepatu.

Pasca diperiksa, pegawai kemudian meninggalkan ruang pemeriksaan yang dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja. Sementara bungkusan yang dibawa, disita penyidik.

Ada tiga penyidik yang disiapkan Polda Sulsel memeriksa ratusan ASN.
Hingga tadi malam dari pantauan Palopo Pos, pemeriksaan masih terus berlangsung yang dimulai sejak pagi kemarin.

Dari pantauan, satu per satu pegawai di panggil oleh penyidik dan di mintai keterangan selama kurang lebih 15-25 menit.

Informasi yang dihimpun Palopo Pos, kalau pemeriksaan Tim Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel ini terkait dugaan pengadaan pakaian olah raga. Atas dugaan korupsi itu berpotensi telah menyebabkan kerugian uang negara.

Sebagaimana diketahui, pengadaan pakaian olah raga dilakukan pada Tahun Anggaran 2016, dan 2017 di lingkup Kabupaten Tana Toraja.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani saat dikonfirmasi media yang dikutip Palopo Pos membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Iya benar, ini masih proses di sana (Tanah Toraja, red)” singkat Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, Selasa (08/10/2019).

Hingga saat ini, belum diketahui pasti berkas-berkas apa yang telah diamankan tim Tipikor. Tim Tipikor Polda masih di Makale hingga tadi malam.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Direskrimsus Polda Sulsel ini diduga terkait pengadaan pakaian olahraga di lingkup Pemkab Tana Toraja, yang konon menghabiskan anggaran sekitar Rp3 miliar.

Pengadaan satu set pakaian olahraga untuk semua pegawai di lingkup Pemkab Tana Toraja ini diduga ada kekeliruan yang berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Hingga berita ini naik cetak, pemeriksaan ratusan ASN Pemkab Tator disetop, dan akan dilanjutkan pagi ini.

Dari informasi yang didapat Palopo Pos, pemeriksaan akan dilanjutkan hingga tanggal 23 Oktober 2019, mendatang. (cr2/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top