Kriminal

Siswi SMP Diperkosa di WC Trauma

*DPPA Langsung Dampingi Korban

PALOPO — Orang tua mana yang tak sakit hatinya jika putri kesayangannya digagahi pria lain. Demikian Unar Alias Pak Sela (43) dan istrinya, Maria Pangngala, kini merasa perih bercampur marah setelah mengetahui putrinya disonohi orang. Ia pun berharap agar keadilan ditegakkan.

Selama ini, bapak dan ibu korban tinggal di Lingkungan Salopao, Kelurahan Maroangin Kecamatan Telluwanua Kota Palopo. Ia tak bisa menahan isak tangisnya setelah anaknya dijadikan budak nafsu. Lebih sakit sakit lagi, karena korban mengalami trauma pasca peristiwa itu.

Korban berisial SS Bin UN (15) saat dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Walenrang, terus menangis histeris.  Mungkin karena gangguan mental akibat masalah yang dialami korban.
Sementara tersangka, Alam (19) warga Dusun Paranta, Desa Ilanbatu Uru, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, sudah berada di Rutan Polsek Walenrang.

Agar korban merasa nyaman, Polsek, mengundang Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Luwu, untuk dilakukan pendampingan.

Sedang, ayah dan ibu korban hanya bisa pasrah melihat anaknya dimintai keterangan melalui jendela ruang penyidik Polsek Walenrang.
“Kami minta kepada polisi untuk menghukum tersangka sebarat-beratnya,” kata ayah korban, dengan mata berkaca-kaca, kepada Palopo Pos, di Polsek Walenrang, Selasa, 8 Oktober 2019 kemarin.

Kapolsek Walenrang, AKP Rafly SSos MH, mengatakan, setiap kasus asusila harus ada pendampingan dari DPPA. Itu dilakukan tidak lain agar korban merasa nyaman sekaligus meredam masalah yang dialaminya.  “Pihak DPPA sendiri, hari ini (kemarin) melakukan pendampingan terhadap korban.

Kita berikan ruangan tersendiri agar mereka nyaman berinteraksi,” terang Kapolsek.
Diberitakan sebelumnya, diawali kenalan melalui facebook, korban dan tersangka menjalin pertemanan. Hingga akhirnya pelaku menjemput korban dengan dalih pura-pura minta ditemani ke rumah keluarganya di Walmas.

Eh, korban malah dibawa ke WC SMAN 6 Luwu, Tambunan, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang.
Disitulah, pelaku membuka pakaian korban dengan cara paksa, hingga akhirnya nafsu bejat pelaku terpenuhi. Kejadiannya, Sabtu, 5 Oktober 2019 sekira pukul, 23.30 Wita di Lingkungan SMA 6 Luwu, Tambunan Desa Lalong, Kecamatan Walenrang. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top