Kriminal

Terdakwa Dikejar Keluarga Korban

*Sidang Lanjutan Pembunuhan Idaroyani

PALOPO — Terdakwa pembunuhan Isdar Alias Asdar (25), warga Jembatan Miring, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo, Selasa, 8 Oktober 2019 kemarin. Saat tiba di Pengadilan Negeri (PN) Palopo, terdakwa dikejar puluhan keluarga korban, namun berhasil dihalau oleh petugas yang berjumlah50-an personil.

Gambaran pembunuhan ini terungkap dalam sidang yang diketuai majelis hakim, Mahir Zikkir SH didampingi hakim anggota Raden Nurhayati SH dan Hery Kusmanto SH. Dalam sidang pemeriksaan terdakwa, dihadapan hakim terdakwa mengaku lebih dulu mendekati rumah korban lalu melepas sandel jepit yang dipakainya.

Terdakwa lalu memanjat dinding rumah korban melalui tiang cor di belakang rumah. Saat berada di kamar depan tempat jualan, terdakwa kemudian mencari barang berharga milik korban. Namun tidak menemukan sesuatu. Lalu terdakwa masuk ke kamar tidur korban lalu mengantongi handphone merek Mastron yang tergeletak di lantai.

Karena gelap, terdakwa menyalakan korek gas untuk mencari barang berharga lainnya. Namun saat korek gas menyala korban terjaga dari tidurnya sambil membuka kelambu. Saat itulah terdakwa panik dan korban berteriak-teriak. Terdakwa lalu mengambil gunting rambut yang ada di atas meja rias kemudian menusuk perut korban. Selanjutnya terdakwa kabur melalui pintu depan.

Sidang ini berlangsung aman namun tegang. Terdakwa dikelilingi petugas kepolisian. Puluhan keluarga korban juga memenuhi ruang sidang sambil mendengar keterangan terdakwa. Setelah ketuk palu tanda sidang berakhir dan dilanjutkan Selasa 15 Oktober 2019 mendatang, sontak suasana berubah riuh.

Keluarga korban mendadak tersulut emosi dan marah melihat terdakwa saat hendak meninggalkan ruang sidang. Caci maki pun tak bisa dibendung. Mereka memaki terdakwa dengan nama-nama binatang dan berteriak agar hakim menjatuhkan hukuman berat.

Beruntung terdakwa yang dikejar-kejar berhasil dikawal ketat oleh kepolisian dan pengawal tahanan jaksa, sehingga lolos dari amuk keluarga korban. Lalu terdakwa digiring ke ruang tahanan pengadilan selanjutnya digiring ke dalam mobil tahanan menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palopo.

Sebelumnya, terdakwa dijerat Pasal 365 Ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Korban Idaroyani merupakan warga Lorong Mangamudi, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo. Sedangkan terdakwa Isdar, merupakan seorang buruh bangunan yang ditangkap di Kelurahan Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Palopo, Kompol Sanodding mengatakan jumlah personil yang dikerahkan dalam pengamanan sidang pembunahan Idaroyani berkisar 50-an personil. “Pengamanan ini diperketat agar sidang pembunuhan ini berjalan aman dan lancar. Memang ada upaya keluarga korban mengejar dan mendekati terdakwa, namun hal itu dapat diantisipasi,” pungkasnya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top